Limbah Salmon Berhasil “Disulap” Menjadi Dompet Unik

Reading time: 2 menit
Dompet dari limbah salmon ini tidak berbau amis dan tahan lama. Foto: Felsie

Seorang desainer bernama Antonia Gillet telah menciptakan inovasi brilian yang mampu menyelamatkan bumi dari timbunan limbah makanan dan polusi fesyen. Melalui studio pribadinya, Felsie, Antonia berhasil “menyulap” limbah salmon menjadi dompet unik dan eksentrik. Ia menggunakan limbah berupa kulit ikan salmon sisa untuk membuat koleksi dompetnya.

“Bersama Felsie, kami berusaha untuk memberikan kehidupan kedua pada kulit salmon sisa yang seharusnya terbuang ke tempat sampah. Kami ingin membuktikan bahwa kulit ikan merupakan bahan menakjubkan yang layak untuk mendapat banyak apresiasi,” tulis Antonia dalam situs resmi Felsie.

Antonia sendiri memulai usahanya untuk mengolah limbah salmon menjadi dompet pada tahun 2020 lalu. Ia mengolah kulit ikan salmon sisa yang ia dapatkan dari para produsen ikan salmon asap di Skotlandia. Sebelum diolah lebih lanjut menjadi dompet unik, kulit salmon segar harus melewati proses penyamakan terlebih dahulu. Seluruh kulit salmon disamak secara tradisional dengan menggunakan kulit kayu pohon dedalu atau willow.

“Proses pengolahan limbah salmon menjadi dompet kami lakukan secara alami dan tidak menggunakan bahan kimia sintetis. Kami hanya menggunakan kulit kayu yang bersumber secara berkelanjutan untuk melakukan penyamakan,” papar Antonia.

Antonia juga memastikan bahwa seluruh sisik dari kulit salmon dihilangkan terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut menjadi dompet. Dompet dari limbah salmon memiliki tekstur yang halus dan mengkilap. Selain itu, dompet ini juga memiliki pola alami dari kulit ikan yang khas dan cantik.

Dompet dari Limbah Salmon: Tahan Lama dan Tidak Berbau Amis

Meskipun terbuat dari kulit salmon sisa, dompet kreasi Antonia tidaklah berbau amis seperti yang banyak orang khawatirkan. Proses penyamakan akan menghilangkan bau amis pada limbah kulit ikan salmon. Dompet ini justru memiliki aroma kulit khas yang berasal dari proses pengeringan.

Selain tidak berbau amis, dompet dari limbah salmon juga tidak mudah rusak dan dapat bertahan lama. Antonia mengatakan, kulit ikan salmon lebih kuat daripada kulit sapi karena memiliki serat-serat berbentuk pola arsir silang, bukan sejajar satu arah. Serat-serat tersebut menjadikan dompet kulit salmon tidak mudah robek dan dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Bagaimana, apakah Sobat Greeners tertarik untuk mencoba dompet unik yang satu ini?

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Situs Resmi Felsie.

Top
You cannot copy content of this page