Menyelamatkan Nyawa Dengan Drone Ambulans

Reading time: < 1 menit
Foto: TU Delft

Di Indonesia, penggunaan pesawat kendali dengan empat baling-baling atau drone masih sebatas hobi. Namun di Belanda, drone mulai dikembangkan untuk berbagai keperluan, termasuk diantaranya sebagai ambulans terbang.

Seorang mahasiswa lulusan Universitas Teknologi Delft bernama Alec Momont menciptakan Ambulance Drone untuk tujuan kemanusiaan. Dia berharap dengan adanya drone ini, kemungkinan untuk menyelamatkan nyawa seseorang bisa meningkat hingga 80 persen.

Let use drone for a good purpose, let use drone to save life“, ujar Alec seperti dikutip dari tayangan yang diunggah TU Delft dalam youtube dengan judul “Ambulance Drone”.

Ambulance Drone. Foto: TU Delft

Jika menggunakan mobil ambulans biasa, rintangan seperti kemacetan lalu lintas dan kontur jalan menjadi penghambat untuk menyelamatkan nyawa seseorang dengan cepat. Drone ambulans ini menyelamatkan nyawa dengan menyingkat waktu antara panggilan darurat dan waktu bantuan tiba.

Bisa dikatakan bahwa drone ambulans semacam kotak P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan), namun dapat dilengkapi dengan perlengkapan medis yang dibutuhkan untuk prosedur penyelamatan nyawa seseorang.

Di dalam pesawat kendali ini, peralatan medis seperti alat pacu jantung (defibrillator), perlengkapan cardiopulmonary resuscitation atau CPR dan obat-obatan dapat dibawa. Selain itu, drone ini juga dilengkapi dengan kamera dan alat komunikasi yang memungkinkan petugas medis untuk melihat situasi dan berkomunikasi dengan orang yang berada di dekat korban.

(G08)

 

Top
You cannot copy content of this page