AirSeed Sebar 40.000 Benih Pohon dengan Drone

Reading time: 2 menit
Drone AirSeed ini membantu reboisasi dan memerangi deforestasi di Australia. Foto: AirSeed Technology

Kebanyakan dari kita mengenal drone sebagai sebuah perangkat yang berfungsi untuk memotret dan merekam objek dari ketinggian. Namun bagi perusahaan startup asal Australia bernama AirSeed Technology, drone memiliki fungsi dan kegunaan yang lebih dari itu. Mereka menggunakan perangkat tersebut untuk memerangi deforestasi di Australia!

AirSeed memerangi deforestasi dan melakukan reboisasi dengan cara menggabungkan teknologi drone dan kecerdasan buatan berbasis data. Dengan adanya gabungan dari kedua fitur tersebut, drone mampu menyebarkan benih pohon secara mandiri tanpa pengawasan manusia. Untuk melakukan penyebaran benih pohon, perusahaan tersebut menggunakan perangkat drone octocopter yang canggih.

“Masing-masing drone dapat menyebarkan 40.000 benih pohon per hari,” ujar Andrew Walker, CEO dari Airseed Technology, dalam Euronews. “Dibandingkan dengan metode penanaman tradisional, upaya ini 25 kali lebih cepat, lebih efisien dan juga 80 % lebih hemat.”

Untuk meningkatkan efisiensi kinerja drone dalam melakukan reboisasi, AirSeed terlebih dahulu melakukan pemetaan kawasan. Dengan adanya pemetaan tersebut, mereka dapat mengidentifikasi spesies tanaman yang cocok untuk ditanam di lokasi reboisasi dan dapat membuat pola tanam yang optimal. Selain itu, mereka juga menganalisis sampel tanah terlebih dahulu untuk mengetahui kandungan nutrisi, mineral dan elemen lain pada tanah.

AirSeed Targetkan untuk Menanam 100 Juta Pohon pada 2024

Sebelum lepas landas untuk melakukan reboisasi, setiap drone akan AirSeed lengkapi dengan benih pohon yang mereka buat secara khusus. Setiap benih dibuat dengan menggunakan limbah biomassa dan dilengkapi dengan lapisan kaya karbon. Lapisan tersebut dapat melindungi benih dari burung, serangga dan hewan pengerat lainnya.

“Selain dapat melindungi benih dari hewan, lapisan tersebut juga dapat memberikan semua nutrisi dan mineral pada kecambah pohon. Lapisan benih tersebut juga kaya akan probiotik yang dapat meningkatkan pertumbuhan pohon pada tahap awal” kata Andrew.

Setelah terisi penuh dengan bibit pohon, drone akan terbang ke kawasan reboisasi yang telah AirSeed tentukan dan melakukan penyebaran bibit. Setiap drone akan menyebarkan bibit dengan pola yang telah ditentukan. Adanya pola tersebut dapat memudahkan AirSeed untuk melakukan pemantauan bibit pohon di kemudian hari.

Sejauh ini, AirSeed telah menanam lebih dari 50.000 bibit pohon di berbagai kawasan di Australia. Pada tahun 2024 mendatang, mereka memiliki target untuk bisa menanam 100 juta pohon. Mereka juga berkeinginan untuk dapat mengakhiri deforestasi secara global pada tahun 2030.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Euronews

Situs Resmi AirSeed Technology

Top
You cannot copy content of this page