MOOP, Kartu Remi “Hijau” Berbahan Dasar Sampah Laut

Reading time: 2 menit
Kartu remi ini berbahan dasar sampah laut. Foto: Toy World

Perusahaan mainan asal Inggris, Big Potato, telah meluncurkan kartu remi pertama di dunia yang sepenuhnya terbuat dari sampah laut. Kartu remi bernama Made of Ocean Plastic (MOOP) tersebut rencananya akan mereka rilis pada musim semi 2022 mendatang.

Untuk menciptakan kartu remi “hijau” MOOP, Big Potato bekerja sama dengan perusahaan daur ulang asal Shanghai, Waste2Wear. Mereka menghabiskan waktu selama kurang lebih 16 bulan untuk mengembangkan produk kartu remi berbahan dasar sampah laut tersebut.

“Membuat kartu remi dari sampah plastik laut memang membutuhkan biaya produksi yang jauh lebih besar. Tetapi kami bertekad untuk tetap menghadirkan MOOP dan membuat dampak lingkungan yang positif,” ujar pendiri Big Potato, Dean Tempest, seperti dilansir dalam Toy World.

Dalam situs resmi Big Potato, dijelaskan bahwa setiap set kartu remi MOOP terbuat dari dua botol plastik yang mengapung di lautan. Setiap lembar kartu bersifat tahan air dan tahan sobek sehingga kartu tersebut dapat kita mainkan dalam jangka waktu yang lama.

“Dapat mengubah sesuatu yang berbahaya menjadi sesuatu yang menyenangkan, bermanfaat dan tahan lama merupakan kebanggan bagi kami,” kata Dean.

Menurutnya, MOOP masih jauh dari sempurna, namun dirinya bangga dengan upaya yang telah ia lakukan sejauh ini. “Kami terus bertekad untuk menyelamatkan bumi dengan cara kami,” ucapnya.

Memuat Informasi Mengenai Sampah Laut

Selain asyik untuk dimainkan, kartu remi MOOP juga memiliki fitur edukatif di dalamnya. Dalam setiap set kartu terdapat kartu khusus yang memuat informasi mengenai sampah laut. Selain itu, terdapat juga kartu khusus dengan kode QR. Kode tersebut memuat informasi mengenai proses bagaimana sampah plastik laut dikumpulkan dan diolah hingga menjadi kartu remi.

Sebagai informasi, selama dua tahun terakhir Big Potato telah melakukan upaya keberlanjutan dalam proses produksi produk mereka. Mereka sudah mengurangi penggunaan plastik murni hingga 64 persen dan mengutamakan penggunaan bahan-bahan daur ulang. Selain itu, mereka juga sudah meninggalkan penggunaan kemasan berbahan dasar plastik sekali pakai.

Selain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, perusahaan tersebut juga memiliki misi untuk melakukan reboisasi. Mereka akan menanam satu pohon di Madagaskar untuk setiap mainan yang terjual, termasuk MOOP. Untuk menjalankan misi tersebut, Big Potato bekerja sama dengan organisasi lingkungan Ecologi.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Situs Resmi Big Potato

Toy World

Top
You cannot copy content of this page