Newtab-22 Berikan Kehidupan Kedua pada Cangkang Kerang

Reading time: 2 menit
Cangkang kerang kini memiliki kehidupan kedua yang unik dan artistik di tangan Newtab-22. Foto: Newtab-22

Nasib cangkang kerang umumnya berakhir sia-sia di tempat pembuangan sampah. Setiap tahunnya, sebanyak 7 juta ton cangkang kerang dibuang begitu saja oleh para pelaku industri perikanan. Namun menurut studio asal London Newtab-22, cangkang kerang merupakan material berharga yang kaya akan potensi dan layak untuk dimanfaatkan kembali.

“Cangkang kerang mengandung lebih dari 90% kalsium karbonat, mirip seperti batu kapur. Hal tersebut menjadikan cangkang kerang sebagai sumber biomaterial yang berharga,” tulis Newtab-22 dalam situs resmi mereka.

Melalui proyek yang bernama Sea Stone, Newtab-22 berinisiatif untuk memanfaatkan potensi dari cangkang kerang dengan mengolahnya kembali menjadi produk seni. Studio tersebut mengolah cangkang kerang yang mereka dapatkan dari industri perikanan setempat.

“Selain bertujuan untuk mengurangi tumpukan limbah cangkang kerang, proyek ini juga bertujuan untuk mempromosikan cangkang kerang sebagai material ramah lingkungan yang ekonomis,” papar mereka.

Untuk mengolah cangkang kerang menjadi produk seni yang bernilai, ada beberapa tahapan proses yang harus Newtab-22 lakukan. Setelah melewati proses pengumpulan, cangkang kerang akan melewati proses penggilingan hingga menjadi serbuk. Setelah itu, mereka akan mencampurkan serbuk cangkang dengan bahan pengikat alami lainnya seperti pasir dan mineral. Penambahan bahan pengikat alami dapat memaksimalkan tekstur dan daya tahan alami dari cangkang kerang.

Newtab-22 “Sulap” Cangkang Kerang Menjadi Benda Artistik

Setelah melewati proses penggilingan dan pencampuran, Newtab-22 akan mencetak dan membentuk campuran cangkang kerang hingga menjadi produk seni yang artistik. Mereka berhasil memberikan kehidupan kedua pada cangkang kerang dengan mengubahnya menjadi beton, tempat lilin dan kotak pensil. Baru-baru ini, mereka juga telah menghadirkan koleksi terbaru berupa cermin dan vas bunga dari limbah kerang.

Sejauh ini, Newtab-22 telah menghadirkan koleksi karya seni yang terdiri dari dua seri, yakni seri Cliff dan seri Wave. Setiap seri memiliki karakteristik dan ciri khas desain masing-masing: seri Cliff menonjolkan desain rustic layaknya tebing laut dan seri Wave mengutamakan desain bergelombang layaknya ombak.

Seluruh karya ciptaan Newtab-22, baik itu seri Cliff maupun Wave, bebas dari penggunaan bahan kimia dan tidak mengandung racun berbahaya.  Selain itu, seluruh proses pengolahan cangkang kerang menjadi produk seni juga mereka lakukan secara manual dengan tangan. Hal tersebut mereka lakukan guna menghindari penggunaan energi, air dan juga dan panas yang berlebih. Mereka berkomitmen untuk menciptakan kreasi yang sepenuhnya berkelanjutan.

Sebagai informasi, studio Newtab-22 didirikan oleh dua desainer lulusan Royal College of Art bernama Hyein Choi dan Jihee Moon pada tahun 2019. Tujuan mereka mendirikan studio tersebut yakni untuk terus menggali potensi dari material-material alami yang berasal dari limbah. Selain itu, mereka juga ingin membuktikan bahwa menyelamatkan alam dapat dilakukan dengan cara yang estetis.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Situs Resmi Newtab-22

Inhabitat

Top