ReCORK, Koleksi Sepatu Berbahan Gabus Ramah Lingkungan

Reading time: 2 menit
Koleksi sepatu ReCORK menghasilkan karbon negatif karena berasal dari bahan ramah lingkungan. Foto: Inhabitat

Industri alas kaki menghasilkan 700.000 ton emisi gas rumah kaca setiap tahunnya. Hampir 34 persen kontribusi emisi itu berasal dari ekstraksi bahan bakar fosil saat membuat bahan etilena-vinil asetat (EVA) dan busa poliuretan untuk sol sepatu. Berkaca dari hal itu, ReCORK melakukan terobosan dengan mengadopsi bahan-bahan dari sumber terbarukan. Langkah ini sekaligus mengurangi jejak karbon dan mendukung planet bumi lebih berkelanjutan.

ReCORK merupakan perusahaan alas kaki SOLE yang eksis dari tahun 2008. Mereka mengumpulkan lebih dari 128 juta gabus guna sebagai bahan alternatif alami dan berkelanjutan pengganti busa berbahan bakar fosil.

Adapun inovasi terbaru tim ReCORK adalah bahan midsole karbon-negatif dan hadir dalam koleksi alas kaki terbaru ReCORK, SOLE x UBB Jasper Chukka.

Jejak Karbon Negatif dari ReCORK

Pemilihan gabus bukan tanpa alasan. Gabus adalah bahan baku dari sumber daya terbarukan dan penyerap karbon atmosfer yang baik. Gabus tumbuh sebagai kulit kayu pada pohon ek gabus dan dapat dipanen tanpa harus menebang pohon.

Itu artinya, setiap pasang koleksi SOLE x UBB Jasper Chukka, setiap pasang midsole memiliki jejak karbon negatif.

Umumnya, alas kaki berbahan dasar gabus kerap kali tidak terlalu fleksibel dan tahan air. Sulit pemakainya tekuk, pelintir dan tidak tahan air atau regangan. Namun, koleksi baru SOLE menjawab permasalahan itu.

Sol tengahnya terbuat dari lebih dari 75 % gabus alami daur ulang. ReCORK mencampurnya dengan 25 % bahan pengikat. Selain tidak beracun dan ramah lingkungan, sol tengah gabus SOLE sangat fleksibel, antimikroba, tahan air, dan kokoh.

Sementara midsole gabus yang nyaman dan berkelanjutan menjadi kunci penting. Misalnya, sol sepatu terdiri dari sol dalam, sol tengah, dan sol luar. Sol dalam terbuat dari alas kaki berbahan dasar tebu.

Sementara sol luar membentuk bagian bawah sol dan sangat cocok untuk kegiatan outdoor dan olahraga. Selain itu, proses produksinya menggunakan energi tujuh kali lebih sedikit daripada sol luar yang terbuat dari karet berbasis minyak bumi.

Foto: Inhabitat

Tetap Modis Sekaligus Ramah Lingkungan

Agar tetap gaya, ReCORK memberi bagian atas sepatu sentuhan desain rajutan wol Merino yang dalam prosesnya sangat meminimalisir limbah. Dengan menggunakan desain rajutan tunggal maka kebutuhan energi berkurang 30 % dan limbah berkurang hingga 60 %.

Selain itu, tali sepatu juga terbuat dari 95 % plastik PET daur ulang, dari barang-barang seperti botol air sekali pakai.

Dengan menggabungkan berbagai bahan yang ramah lingkungan dan bersumber secara etis, koleksi SOLE x UBB Jasper Chukka alternatif karbon-negatif di industri alas kaki.

Desainnya yang cermat meminimalkan dampak lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan dan keserbagunaan. Sepatu ini hadir dalam warna hitam, krem, dan abu-abu tua.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

Sumber: Inhabitat.com

Top