Seniman Tekstil Ciptakan Adibusana dari Rumput Laut

Reading time: 2 menit
Seniman Tekstil Ciptakan Proyek Adibusana dari Rumput Laut. (Foto: jasminelinington.com).

Gaya hidup ramah lingkungan semakin diminati. Industri fesyen pun masuk dalam arus gaya hidup berkelanjutan. Mulai dari pemanfaatan plastik daur ulang hingga penggunaan serat tanaman menandakan inovasi ramah lingkungan industri fesyen.

Satu lagi inovasi bahan untuk fesyen ramah lingkungan: rumput laut. Jasmine Linington, desainer dan seniman tekstil, terinspirasi menggunakan rumput laut dalam proyeknya. Inspirasi ini dia dapatkan ketika menempuh Pendidikan Master of Fine Arts di Edinburgh College of Arts. Inspirasinya menelurkan koleksi adibusana dari rumput laut bernama Proyek Seaweed Girl.

Baca juga: Kreasi Tas Pesta dari Limbah Kain Satin

“Bagi saya, tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menghabiskan waktu di tepi laut. Rumput laut merupakan bagian dari garis pantai yang sering diabaikan. Namun, beberapa tahun belakangan saya mulai melihatnya secara baru. Saya menemukan warna, tekstur dan material yang menarik dan indah,” tulis Jasmine dalam websitenya.

Lebih jauh, Proyek Seaweed Girl adalah koleksi tekstil adibusana yang menunjukkan keserbagunaan rumput laut sebagai inspirasi visual serta bahan dalam industri tekstil. Proyek Seaweed Girl dia sebut sebagai karya seni yang dapat dikenakan (wearable art).

Seniman Tekstil Ciptakan Proyek Adibusana dari Rumput Laut

Seniman Tekstil Ciptakan Proyek Adibusana dari Rumput Laut. (jasminelinington.com).

Panen Rumput Laut dengan Bertanggung Jawab

Saat menempuh gelar Masternya, Jasmine mengetahui rumput laut dan mikroalga merupakan organisme yang tumbuh paling cepat di bumi. Jasmine pun termotivasi menemukan cara inovatif untuk menggunakan sumber daya berkelanjutan ini dalam dunia mode.

“Saya dengan cepat jatuh cinta dengan serat dan benang rumput laut karena kualitas alaminya dan penampilan dan rasanya seperti sutera,” tutur seniman yang berbasis di Edinburgh, Inggris ini.

Baca juga: Anak Negeri Tawarkan Rancangan Sepatu dari Kertas Kraft

Jasmine terus mengeksplorasi cara untuk memasukkan bahan alternatif dan berkelanjutan ke dalam proyeknya. Dia ingin karyanya tidak hanya indah melainkan juga bermanfaat bagi lingkungan.

Jasmine tidak berhenti pada satu desain. Dia juga mengembangkan rumput laut menjadi manik-manik. Dia membuat manik-manik dengan menggunakan resin yang dibuat dari produk sampingan proses penen. Sebagai seniman tekstil, dia juga menjelajahi alternatif bebas plastik dengan menciptakan payet rumput laut yang lentur.

Lebih jauh, Jasmine sangat berhati-hati dalam memanen rumput laut. Dia hanya mau memanen rumput laut dengan benar dan berkelanjutan. Jasmine pun telah memperoleh izin untuk panen skala kecil melalui Scottish Natural Heritage dan East Lothian Council.

Penulis: Mega Anisa

Editor: Ixora Devi

Top
You cannot copy content of this page