Taman Kunang-Kunang

Reading time: 2 menit
Taman East Lake Peony Garden di Kota Wuhan dipenuhi sekitar 10.000 kunang-kunang. Foto: Mao Huifang hubei.gov.cn/inhabitat.com

Jika masa kecil Anda pernah menghabiskan waktu bermain dengan menangkap kunang-kunang di malam hari, rasa-rasanya saat ini sudah sulit untuk melakukannya lagi. Namun, jika Anda ingin menghidupkan kembali kenangan itu, Anda bisa mencoba untuk datang ke taman bermain khusus atau theme park di Cina.

Sebanyak 10.000 kunang-kunang diimpor dari daerah Ningdu di Ganzhou, Provinsi Jiangxi, Cina untuk mengisi Taman East Lake Peony Garden di Kota Wuhan. Hasilnya benar-benar cantik dan surealistik.

Polusi dan hancurnya habitat alami kunang-kunang membuat populasi serangga ini menurun drastis. Sebagai solusinya, pengusaha setempat membuat taman khusus untuk melihat kunang-kunang. Foto: Mao Huifang hubei.gov.cn/inhabitat.com

Polusi dan hancurnya habitat alami kunang-kunang membuat populasi serangga ini menurun drastis. Sebagai solusinya, pengusaha setempat membuat taman khusus untuk melihat kunang-kunang. Foto: Mao Huifang hubei.gov.cn/inhabitat.com

Seperti dikutip dari situs inhabitat.com, taman ini terbagi ke dalam lima zona berbeda. Terdapat zona terbang, zona pengamatan, zona jarak nol, zona pembibitan dan zona untuk mempopulerkan ilmu pengetahuan. Siapapun pengunjungnya, dari mulai pengunjung biasa sampai dengan pengamat dan peneliti, dapat mengoptimalkan pengalaman kunjungan mereka di taman ini.

Turis di Cina membayar harga yang cukup mahal untuk melihat ribuan kunang-kunang ini. Meski demikian, situs Oddity Central melaporkan bahwa tiket masuk taman ini selalu terjual habis. Harga premium tersebut dinilai wajar karena untuk mengembangbiakkan kunang-kunang memerlukan biaya yang tidak murah, sekitar 10 Yuan atau setara dengan Rp 21.500 untuk satu ekor kunang-kunang.

Taman East Lake Peony Garden di Kota Wuhan dipenuhi sekitar 10.000 kunang-kunang. Foto: Mao Huifang hubei.gov.cn/inhabitat.com

Taman East Lake Peony Garden di Kota Wuhan dipenuhi sekitar 10.000 kunang-kunang. Foto: Mao Huifang hubei.gov.cn/inhabitat.com

Kunang-kunang memang bukan hal yang baru di Cina. Serangga yang memancarkan cahaya ini biasanya terlihat saat musim panas, namun polusi dan kehancuran habitat alaminya membuat populasi kunang-kunang semakin menurun. Sebagai solusinya, beberapa pengusaha mulai membuat taman-taman untuk kunang-kunang.

Penulis: NW/G15

Top
You cannot copy content of this page