Tinjau Stasiun dan Pelabuhan, Menteri LHK Dorong Mudik Minim Sampah

Reading time: 2 menit
Menteri LHK Siti Nurbaya saat meninjau pengelolaan sampah masa mudik di stasiun dan pelabuhan. Foto: KLHK

Jakarta (Greeners) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan pengelolaan sampah yang para pemudik hasilkan dilakukan dengan baik dan sesuai standar. Untuk itu, KLHK mengampanyekan Mudik Minim Sampah agar masyarakat peduli terhadap upaya perilaku minim sampah selama mudik.

“Yang paling penting, KLHK mendorong perilaku masyarakat peduli sampah. Dimulai dari upaya minim sampah selama mudik atau liburan Lebaran,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya dalam keterangannya, saat meninjau kesiapan pengelolaan sampah di Stasiun Kereta Pasar Senen dan Pelabuhan Tanjung Priok, baru-baru ini.

Pemudik sudah memadati kedua tempat tersebut. Menurut pengamatan Menteri Siti di Stasiun Pasar Senen, sudah tersedia tempat sampah terpilah. Selain itu ada sosialisasi dari petugas, sehingga para penumpang terpantau patuh menempatkan sampah pada tempatnya. Tempat sampah pun banyak di masing-masing peron.

Begitu pun juga di Pelabuhan Tanjung Priok, Siti menyerahkan bantuan berupa sarana prasarana tempat sampah terpilah kepada otoritas pengelola pelabuhan. Ia meninjau dan menyimak penjelasan pengelola pelabuhan terkait penanganan sampah.

“Senang sekali menyaksikan masyarakat pulang mudik dengan aman dan sehat. Tidak mudah menyiapkan kondisi seperti ini. Secara pribadi saya berterima kasih kepada kepala stasiun dan pimpinan Pelindo, otoritas pelabuhan, syahbandar, terima kasih sudah menyiapkan sarana prasarana dengan baik dan mengedukasi masyarakat,” tuturnya.

KLHK memastikan dukungan fasilitas tempat sampah terpilah dalam rangka mudik minim sampah. Foto: KLHK

Bekal Makan dan Minum Guna Ulang Cerminkan Mudik Minim Sampah 

Tak hanya itu, Siti juga terlihat menyapa dan berdialog dengan para pemudik. Ia juga mengedukasi masyarakat secara langsung dengan memberikan bingkisan yang bersisi tempat minum dan makan guna ulang. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengurangi timbulan sampah dengan membawa bekal makan dan minum yang dapat mereka guna ulang.

Sebagai salah satu upaya mengantisipasi timbulan sampah, KLHK menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana tempat sampah terpilah. KLHK juga meminta kepada pengelola fasilitas publik seperti stasiun, terminal, rest area, pelabuhan dan bandara untuk melakukan edukasi kepada publik agar bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka timbulkan.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri LHK Nomor SE.3/MENLHK/PSLB3/PLB.0/4/2022 Tentang Pengelolaan Sampah Dalam Rangka Mudik Lebaran. SE ini bertujuan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mengurangi timbulan sampah ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Siti menyatakan, pihak KLHK telah menyiapkan aturan tersebut sejak beberapa bulan lalu. Selain itu, pengecekan juga KLHK lakukan terhadap cara kerja pengelolaan sampah di stasiun, pelabuhan, bandara dan rest area jalan tol. Ia juga memastikan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Kita juga telah mengingatkan pemerintah daerah, berkoordinasi dengan tingkat pusat untuk mengingatkan dan mengedukasi pemudik, mengecek sarana pengelolaan sampahnya hingga ke TPA. Langkah-langkahnya sudah sesuai standar. Ini tidak gampang, namun mudah-mudahan semakin baik,” paparnya.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

Top

You cannot copy content of this page