Taman Margasatwa Ragunan Kedatangan Dua Jerapah Baru

Reading time: 2 menit
Jerapah. Ilustrasi: pixabay.com

Jakarta (Greeners) – Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (18/08) mendapatkan penghuni baru berupa dua ekor jerapah. Kedua jerapah tersebut merupakan hibah dari Kebun Binatang Taringa Zoo, Australia.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima oleh Greeners, kedatangan sepasang jerapah ini atas kerja sama Sister Province Cooperation antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan New South Wales. Salah satu implementasinya, yaitu melalui kerja sama breeding loan satwa antara Taman Margasatwa Ragunan dengan Taronga Zoo, Sydney, Australia.

Kepala Badan Layanan Umum Daerah Taman Margasatwa Ragunan Bambang Triana berharap dengan bertambahnya koleksi satwa di Taman Margasatwa Ragunan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi satu-satunya tempat wisata dan penangkaran hewan di Jakarta ini.

“Kami berharap bisa meningkatkan minat pengunjung karena jerapah adalah satwa yang diminati oleh pengunjung. Melalui aplikasi Ragunan Zoo, anak-anak maupun pelajar dapat lebih mengenal satwa yang mampu mencapai tinggi 6 meter ini,” ujarnya.

Kedua Jerapah tersebut telah diberikan nama. Untuk Jerapah jantan diberi nama Dirgah oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sementara, jerapah betina diberikan nama Ayuri 70 oleh Bapak Alexander Rusli selaku Presiden Director dan CEO Indosat.

Dalam keterangannya, Ahok mengaku bahwa nama Dirgah dan Ayuri 70 terinspirasi dari Dirgahayu RI ke-70. Sebab, Dirgah dan Ayuri 70 datang ke Indonesia pada tanggal 17 Agustus, pukul 01.00 WIB dengan dibawa pesawat dari Sydney.

Sebagai informasi, sebelumnya, Indosat telah meluncurkan aplikasi Ragunan Zoo. Aplikasi ini memuat berbagai informasi tentang Taman Margasatwa Ragunan akhir Mei lalu. Aplikasi tersebut memuat koleksi satwa, informasi jadwal atraksi satwa, peta digital area kebun binatang, games interaktif, serta berbagai fasilitas yang ada di area kebun binatang.

Taman Margasatwa Ragunan sendiri memiliki luas 147 hektar dan menyimpan 2.025 satwa. Sebanyak 80 persen satwa diantaranya merupakan satwa endemik Indonesia. Dari dua ribuan satwa tersebut, 851 diantaranya merupakan mamalia, 757 burung, 218 reptil dan 199 pisces (ikan). Selain itu, Taman Margasatwa Ragunan memiliki 20 ribu pohon.

Penulis: Danny Kosasih

Top

You cannot copy content of this page