Ikan Mas, Ikan Air Tawar yang Mudah Dibudidaya

Reading time: 2 menit
Ikan Mas
Di Indonesia, ikan mas mulai dikenal pertama kali di daerah Galuh, Ciamis, Jawa Barat sekitar 1810. Foto: shutterstock.com

Ikan merupakan sumber protein hewani untuk memenuhi gizi masyarakat. Ikan mas menjadi salah satu ikan air tawar yang banyak digemari karena bernilai gizi tinggi. Komposisi gizi pada daging ikan dapat berbeda-beda tergantung spesies ikan, tingkat kematangan gonad, habitat, dan kebiasaan makan ikan tersebut.

Ikan mas dikenal dengan berbagai sebutan. Dalam Bahasa Inggris disebut common carp. Masyarakat di Pulau Jawa menyebutnya sebagai ikan masmasan atau lauk mas. Sedangkan di daerah Sumatera, ikan ini dikenal dengan sebutan ikan rayo atau ikan ameh (Khairuman et al., 2008).

Baca juga: Burung Jalak Suren, Burung Pandai Bersuara Indah

Penyebaran ikan mas ke berbagai daerah di Indonesia relatif begitu cepat. Hal ini terjadi karena cara pemeliharaan dan pembudidayaannya tergolong mudah serta sifatnya yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan (Khairuman et al., 2008). Berdasarkan sejarahnya, ikan mas sudah dipelihara sejak 475 sebelum masehi di Cina (Menegristek, 2000). Di Indonesia, ikan mas mulai dikenal pertama kali di daerah Galuh, Ciamis, Jawa Barat sekitar 1810. Kemudian mulai berkembang ke daerah-daerah lain di Jawa Barat.

Tahun 1903, ikan mas mulai berkembang ke wilayah Sumatera seperti Bukit Tinggi, Sumatera Barat, dan Medan. Sementara di Sulawesi, ikan mas dikenal pada 1895 yang diawali dari daerah Tondano, Sulawesi Utara. Pada 1931 ikan mas mulai dibudidayakan di Pulau Bali dan Pulau Flores.

Ikan Mas

Berdasarkan sejarahnya, ikan mas sudah dipelihara sejak 475 sebelum masehi di Cina (Menegristek, 2000). Foto: shutterstock.com

Secara morfologi, hewan ini memiliki bentuk tubuh agak memanjang dan memipih tegak (compressed). Mulut terletak di ujung tengah (terminal) dan dapat disembulkan (protaktil) serta terdapat dua pasang sungut. Di ujung dalam mulut terdapat gigi kerongkongan (pharyngeal teeth) yang bersusun dari tiga baris gigi geraham.

Hampir seluruh bagian tubuh ikan mas ditutupi sisik, kecuali beberapa varietas yang memiliki sedikit sisik. Sisiknya berukuran relatif besar dan tergolong ke dalam sisik tipe lingkaran (cycloid) (Khairuman et al., 2008).

Baca juga: Ikan Teri, Ikan Pelagis Unggulan Indonesia

Ikan mas tergolong jenis omnivora yang dapat memakan berbagai jenis makanan. Mereka mengonsumsi tumbuhan maupun binatang renik termasuk organisme dasar (bottom feeder) seperti tumbuhan dan binatang yang terdapat di dasar tepi perairan (Ardiwinata, 1981).

Ikan mas menyukai habitat di perairan air tawar yang tidak terlalu dalam dan alirannya tidak terlalu deras seperti pinggiran sungai atau danau. Ikan mas dapat hidup di daerah dengan ketinggian 150 sampai 600 m eter dan pada suhu 25 hingga 30 derajat celcius. Meskipun tergolong ikan air tawar, ikan mas kadang-kadang ditemukan di perairan payau atau muara sungai yang bersalinitas atau berkadar garam 25 sampai 30 persen. (Khairuman et al., 2008).

Taksonomi Ikan Mas

Penulis: Sarah R. Megumi

Top