Memakan Wortel, dan Jadilah Secerdas Bugs Bunny

Reading time: 4 menit
Memakan Wortel, dan Jadilah Secerdas Bugs Bunny

Tahu kan dengan Bugs Bunny? Tokoh kartun kelinci produk Warner Bross ini selalu digambarkan sebagai tokoh  dengan karakter cerdas dan selalu jadi panutan teman-temannya. Aksi-aksi kocaknya nan cerdik sampai sekarang bisa kita lihat di layar-layar televisi. Ada yang khas dari dia, pada setiap aksi yang dilakukannya selalu tidak lepas dengan wortel di tangannya. Karena sayuran inilah lah pikirannya cerdik dan cerdas. Oleh karenanya kelinci selalu diidentikkan sebagai binatang yang pintar, cerdik serta cerdas.

Oleh Ery Bukhorie | Artikel ini diterbitkan pada edisi 08 Vol. 1 Tahun 2006

 

Jika kita pernah menonton film kartun Tiny Toons, di situlah kita bisa melihat Bugs Bunny. Atau layar lebar misalnya, seperti film Space Jam yang juga dibintangi oleh para pemain basket terkenal NBA, dengan Michael Jordan sebagai ikon-nya. Ada yang sama pada karakter Bugs Bunny ini di kedua film tersebut, juga di film-film lainnya. Kelinci ini selalu dijadikan sebagai tokoh dengan karakter yang cerdas, pintar dan selalu jadi pemecah masalah.

Konon, hal itu didasari kepada sifat dari kelinci yang diyakini kepada apa yang biasanya kelinci makan, dalam hal ini wortel. Beberapa penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi wortel bisa membuat daya rangsang otak meningkat, terutama dalam hal mengingat. Gula alami yang terkandung pada wortel dapat merangsang ingatan lebih cepat.  Makanya, kadang wortel disebut sebagai vitamin otak!

Wortel dikenal memiliki kandungan Vitamin A yang sangat tinggi, selain memiliki unsur lain seperti kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, dan besi. Menurut situs Pusat Data dan Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), wortel segar mengandung air, protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi anti kanker, gula alamiah, pektin, glutanion, mineral (kalsium, fosfor, besi, kalium, natrium, magnesium, kromium), vitamin (beta karoten, B1, dan C) serta asparagine.

Gula alami yang terdapat pada sayur-sayuran serta buah-buahan segar akan mencukupi kebutuhan tubuh kita akan gula serta nutrisi-nutrisi pembangun tubuh lainnya. Seperti vitamin dan mineral, tanpa mengakibatkan efek yang merugikan selama semua itu masih alami. Banyak mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan alami, akan membuat tubuh kita lebih sehat.

Sayuran dengan warna oranye –nya yang khas ini secara ilmiah dikenal dengan nama Daucus carota. Nama tersebut telah ada dan dikenal sejak jaman Romawi sekitar abad III Masehi. Melihat kepada asal-usul wortel berarti kita akan bercerita tentang masa beribu-ribu tahun yang lampau, ketika wortel mulai ditanam di sebagian kawasan Asia serta di negara-negara Timur Tengah. Wortel pada jaman tersebut berbeda dengan wortel yang biasa kita lihat sekarang. Seperti warnanya yang tampak ungu yang konon diketahui karena akibat pantulan dari pigmen/zat warna anthocyanin phytochemical yang terkandung di dalamnya. Tidak banyak sumber yang menerangkan tentang keterangan pigmen ini.

Seiring dengan berjalannya waktu, sampai akhirnya muncullah varietas wortel berwarna kuning yang tumbuh di Afghanistan. Varietas ini lama-kelamaan berkembang sampai menjadi wortel yang kita kenal sampai sekarang. Kedua varietas wortel ini juga tersebar di sepanjang kawasan Mediterania dan digunakan oleh masyarakat Yunani dan Romawi Kuno saat itu sebagai bahan obat-obatan.

Dan tampaknya wortel menjadi sayuran yang tidak terlalu dikenal dan digemari di kawasan Eropa saat itu. Dari keterangan yang ada, hal ini dicurigai berhubungan dengan fakta yang menyatakan bahwa sifat varietas awal mempunyai permukaan yang keras dan serat yang kasar.

Beberapa abad kemudian, dimulai pada abad ke-17, dunia pertanian Eropa mulai mengembangbiakan wortel dengan varietas yang berbeda. Di sinilah mulai muncul wortel berwana oranye dengan “sosok” yang lebih baik dari pendahulunya, permukaan yang lebih halus salah satunya. Kawasan Eropa menjadi pelopor berkembangnya wortel varietas ini. Pun, wortel varietas ungu terus berkembang di semua belahan dunia, termasuk diantaranya Asia dan Afrika Utara. Sesudah itu, wortel juga mulai dikenal di negara-negara jajahan Amerika sebelah utara. Disaat ketenaran sayuran ini saat itu, pada awal tahun 1800, wortel menjadi sayuran pertama yang disajikan dalam kemasan makanan kaleng. Saat ini, Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Polandia, Cina dan Jepang merupakan negara-negara dengan produksi wortel paling tinggi di dunia.

Top
You cannot copy content of this page