Myzomela irianawidodoae Burung Penyerbuk dari Pulau Rote

Reading time: 2 menit
Myzomela Irianawidodoae
Foto: lipi.go.id

Jakarta (Greeners) – Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat melimpah bahkan menjadi megabiodiversitas kedua dunia. Namun, peneliti mengatakan bahwa biodiversitas di Indonesia bersifat abstrak dan tidak dapat dihitung menggunakan database. Seakan membenarkan pernyataan tersebut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies burung baru asal kepulauan Rote, Nusa Tenggara Timur.

Myzomela rote (Myzomela irianawidodoae) ditemukan oleh LIPI akhir tahun 2017 di kawasan hutan NTT. Sebelumnya LIPI menganggap bahwa Myzomela irianawidodoae sejenis dengan Myzomela dammermani dari kepulauan Sumba. Dalam kajiannya terhadap morfologi dan pola suaranya menunjukkan perbedaan dan menyimpulkan bahwa takson ini merupakan spesies baru yang belum bernama.

Baca juga: Burung Anis Merah, Maskot Para Penghobi Burung Kicau

Bentuk fisik Myzomela dammermani dengan Myzomela irianawidodae dapat diidentifikasi melalui perbedaan pita hitam di dadanya. Pada Myzomela irianawidodoae berukuran sempit, sedangkan pada Myzomela dammermani melebar hingga ke perut.

Habitat Myzomela irianawidodoae banyak ditemukan di hutan, semak-semak, dan kebun pekarangan. Terkadang burung penghisap madu tersebut mengunjungi pohon yang berbunga dan menghisap nektar di sekitar perkampungan.

Myzomela Irianawidodoae

Myzomela irianawidodoae) ditemukan pada akhir 2017 di kawasan hutan Nusa Tenggara Timur. Foto: lipi.go.id

Spesies alami Myzomelia irianawidodoae jantan memilki panjang tubuh holotipe 118 mm dan bobotnya 32,23 gram. Panjang paruh 17,94 mm; panjang sayap 58 mm dan bentangan sayap 172 mm; panjang tungkai bawah (tarsus) 16,66 mm, dan panjang ekor 37 mm.

Myzomela irianawidodoae memiliki ciri bulu-bulu di bagian kepala hingga dada atas dan tengkuk berwarna merah darah, warna bagian kekang hitam dan terdapat garis hitam tipis di sekeliling mata. Kemudian di bawah warna merah di dada melintang pita hitam, yang secara bertahap menjadi warna abu-abu dengan sapuan warna zaitun pada dada bawah, perut, paha dan sekitar tungging. Sayap berwarna hitam bercampur abu-abu gelap. Punggung dan ekor burung berwarna hitam, sementara pertengahan punggung sampai tunggir berwarna merah. Burung betina berwarna abu-abu zaitun polos. Paruhnya berwarna hitam iris mata cokelat gelap, warna kaki dan jari hitam dengan bantalan kuku warna kuning.

Baca juga: Burung Weris, Burung Cantik Khas Minahasa

Myzomela irianawidodoae masuk dalam keluarga Meliphagidae sebagai satwa burung yang dilindungi oleh Indonesia yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan PP Nomor 7 Tahun 1999.

Menurut peneliti Myzomela irianawidodoae memiliki manfaat sebagai penyerbuk tumbuhan di habitatnya. Tetapi penyebaran wilayah yang semakin sempit membuat burung ini terancam punah. Perubahan lingkungan dan habitat alami yang terus terjadi di Pulau Rote mengancam kelestarian burung ini. Penyediaan kawasan konservasi untuk melindungi semua keanekaragaman hayati di Indonesia juga dinilai kurang. Padahal dengan cara itu flora dan fauna yang dimiliki dapat terjaga kelestariannya.

Taksonomi Myzomela Irianawidodoae

Penulis : Ridho Pambudi

Top
You cannot copy content of this page