Bunga Celosia, Tanaman Hias yang Mirip Jengger Ayam

Reading time: 3 menit
bunga celosia
Bunga Celosia, Tanaman Hias yang Mirip Jengger Ayam. Foto: Shutterstock.

Celosia atau biasa disebut Bunga Celosia adalah spesies tanaman tropis yang berasal dari famili Amaranthaceae. Memiliki tampilan warna cantik dan beragam, tumbuhan yang satu ini kerap dijadikan sebagai tanaman hias baik di rumah maupun taman-taman kota.

Di Indonesia sendiri, popularitas Jengger Ayam (nama lain celosia) memang sedang naik daun. Di beberapa daerah, taman bunga tersebut menjadi lokasi wisata bagi masyarakat.

Bukan cuma itu, dalam berbagai penelitian  ternyata tanaman berordo Caryophyllales ini juga bermanfaat untuk kebutuhan olahan obat herbal.

Oleh karena itu, banyak orang berminat membudidayakan bunga celosia karena manfaatnya yang berlimpah. Selain itu, tanaman ini punya morfologi yang unik sehingga menarik untuk kita bahas.

Varietas dan Jenis Bunga Celosia

Sebelum membahas morfologi dan manfaat tumbuhan endemik dari Afrika ini, ada baiknya Anda menyimak pembahasan terakit varietas serta jenis bunga celosia.

Jenis dari bunga tersebut sebenarnya ada banyak mulai dari Celosia cristata L. yang paling terkenal, hingga jenis Celosia virgata jacq yang berasal dari Meksiko serta kawasan America Tropical.

Jika kita jabarkan maka jumlah flora ini kurang lebih berkisar 11 macam. Meski begitu, para ahli biasanya mengelompokkan berbagai varietas ini ke dalam dua jenis saja, yakni Cockscomb dan Plume.

Cockscomb sendiri merupakan nama lain dari kelompok Celosia cristata, sedangkan plume adalah kumpulan dari varietas Celosia plume. Perbedaan keduanya tipis namun terlihat cukup jelas.

Bila kita perhatikan dengan seksama, jenis cockscomb mempunyai bentuk bunga yang menyerupai batu karang, sementaraplume memiliki bentuk bunga mirip seperti batu yang tegak.

Bagi yang tinggal di Pulau Jawa, kebun bunga celosia yang pernah Anda lihat mungkin terdominasi dari jenis plume. Jenis ini memang tumbuh subur di sana sehingga cukup populer di masyarakat.

Morfologi dan Ciri-Ciri Umum Celosia

Tak bisa kita pungkiri, berbeda varietas maka berbeda pula ciri fisik dari bunga celosia. Meski demikian, bukan berarti kita tidak dapat mengidentifikasi flora tersebut berdasarkan ciri umumnya, ya.

Ada beberapa ciri fisik atau morfologi umum yang terlihat pada setiap varian Amaranthaceae. Ciri-ciri tersebut terletak pada bagian batang, daun, bunga hingga buah dan bijinya, seperti:

1. Morfologi Batang dan Daun

Batang dari bunga ini tergolong kuat dan tebal, mereka dapat tumbuh hingga ketinggian 60-90 cm. Habitatnya cukup dekat dengan manusia, sebab biasa kita temukan di taman dan pekarangan rumah.

Pada bagian batang terdapat daun yang tumbuh berseling dengan bentuk menyerupai bulat telur hingga memanjang. Lebar daun bisa mencapai 3,5-6,5 cm, sedangkan panjang berkisar 5-12 cm.

Ujung dan pangkal daun umumnya terlihat runcing dengan tepian rata, pertulangan menyirip, serta memiliki warna kehijauan dengan sedikit garis mewah pada bagian tengahnya.

bunga celosia

Bagian bunga biasanya tersembul dari ujung batang atau ketika daun dengan varian warna ungu, merah hingga kekuningan. Foto: Shutterstock.

2. Morfologi Bunga atau Kembang

Berbeda dari daunnya yang tunggal, bunga celosia tergolong sebagai kembang majemuk berbentuk bulir, memiliki tebal berdaging serta bagian atas melebar dan tampak seperti jengger ayam.

Bagian ‘jenggernya’ terlihat berlipat-lipat, bercangap atau bercabang. Bagian ini biasanya tersembul dari ujung batang atau ketika daun dengan varian warna ungu, merah, hingga kekuningan.

3. Morfologi Buah dan Biji

Buah tanaman celosia banyak masyarakat manfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Bagian ini biasanya berbentuk kotak hingga bulat telur, berwarna kehijauan serta terlihat retak pada saat sudah matang.

Pada bagian dalam buahnya terdapat dua biji besar atau beberapa biji kecil. Serupa dengan biji pada buah lainnya, biji jengger ayam juga berwarna gelap atau kehitaman.

Guna dan Manfaat Bunga Celosia

Tak banyak yang tahu jika tumbuhan celosia (atau Jewer Kotok dalam dialek Sunda) mempunyai kekerabatan dekat dengan bayam, sehingga manfaat keduanya tidak jauh berbeda.

Dalam beberapa penelitian, tumbuhan ini efektif sebagai pencegah radang, menghentikan keputihan serta menyehatkan fungsi pengelihatan mata.

Penelitian lain menemukan mengonsumsi jewer kotok juga bermanfaat untuk menghentikan pendarahan seperti muntah darah, mimisan, wasir hingga batuk berdarah.

Namun, pemanfaatan bunga celosia tentu tak bisa sembarangan. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan dalam mengolah tumbuhan kaya guna tersebut, seperti merebus dan menumbuknya.

Apabila diolah dengan cara ditumbuk, bagian yang sudah halus tersebut bisa langsung dioleskan ke permukaan kulit. Jika direbus maka rebusan air tersebut dapat dikonsumsi langsung oleh manusia.

Seperti yang telah saya sebutkan, di beberapa daerah bunga cantik berbentuk unik ini juga kerap digunakan sebagai penghias taman serta lingkungan kota.

Lokasi taman bunga celosia yang bisa kita kunjungi di Indonesia:

  • Taman Celosia Semarang, Jawa Tengah
  • Ramadanu di Magelang, Jawa Tengah
  • Ragil Kuning di Boyolali, Jawa Tengah
  • Kukup Mentari, Gunung Kidul, Yogyakarta
  • Taman Resoinangun, Gunung Kidul, Yogyakarta
  • Celosia Garden Aceh di Aceh Jaya, Aceh.
  • Taman Celosia Bengkulu

Perlu diingat, taman bunga tersebut hadir sebagai wadah eduwisata dan pelestarian tumbuhan celosia. Sebagai masyarakat kita punya tanggung jawab untuk menjaga serta merawatnya.

Referensi

Nella Angelina Simanjuntak, dkk., Institut Pertanian Bogor 

Maria Afnita Lelang, dkk., Universitas Timor

Eka Rizki Apriyani dan Syarifah Iis Aisyah, Institut Pertanian Bogor

Penulis: Yuhan Al Khairi

Editor: Ixora Devi

Top
You cannot copy content of this page