12 Alasan Memilih Fesyen Berkelanjutan untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Reading time: 4 menit
fesyen berkelanjutan
12 Alasan Memilih Fesyen Berkelanjutan untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan. Foto: Shutterstock.

Greeners merangkum dua belas alasan mengapa Anda harus memilih fesyen berkelanjutan.

Belum banyak desainer dan label yang mengambil jalur eco-fashion atau fesyen yang ramah lingkungan. Industri mode mulai dari make up, pakaian, hingga sepatu terus mengembangkan variasinya dan menawarkan berbagai macam pilihan untuk kita.

Dari semua barang-barang tersebut, hanya sedikit yang mendukung konsep berkelanjutan (sustainable) karena masih menggunakan bahan kimia berbahaya dalam pengolahannya hingga mengesampingkan kesejahteraan pekerja garmen.

Jika kita lebih peka, ada alasan yang patut kita perhitungkan untuk memilih fesyen yang mendukung konsep berkelanjutan. Berikut ini dua belas alasan yang menjelaskan pentingnya sustainable fashion.

12 Alasan Memilih Fesyen Berkelanjutan

1. Menjadikan bumi lebih baik

Industri fesyen meninggalkan jejak karbon yang besar bagi lingkungan, mulai dari pestisida untuk pemeliharaan bunga kapas, limbah kimia untuk mewarnai pakaian, hingga menumpuk pakaian bekas di tempat pembuangan sampah.

Memilih untuk menggunakan serat organik atau kain yang mendukung keberlanjutan, turut membantu untuk mengurangi jejak karbon, emisi gas rumah kaca, dan penggunaan bahan kimia berbahaya. Langkah ini jelas menjadikan bumi lebih baik.

2. Memberikan keadilan bagi pekerja industri fesyen

Membeli pakaian yang sudah mendapatkan sertifikat Fair Trade dari lembaga terpercaya merupakan salah satu langkah mendukung keberlangsungan. Kita mendapat kepastian bahwa produksi pakaian tersebut dalam lingkungan kerja yang aman, bebas penindasan, dan pekerjanya mendapat upah yang adil. Hal ini penting karena kerap kali terjadi ketidakadilan bagi para pekerja industri fashion. Sertifikasi Fair Trade menyatakan bahwa pekerja dan lingkungan kerja memiliki arti atau bahkan lebih dari sekadar inti perusahaan.

3. Melestarikan keberadaan hewan

Cobalah untuk berpikir dua kali sebelum membeli barang-barang yang terbuat dari bulu atau kulit hewan. Bulu dan kulit hewan dapat kita temukan dalam berbagai produk fesyen, namun pernahkah kita berpikir bahwa hewan harus mati agar dapat diambil kulitnya? Pastikan untuk membeli barang-barang yang bebas dari kekejaman terhadap hewan.

4. Bertahan lama

Fesyen yang berkelanjutan (sustainable fashion) mendukung penggunaan bahan-bahan organik yang minim atau bebas bahan kimia, tapi juga model yang timeless, dan barang yang tahan lama. Mengurangi limbah dan konsumerisme akan berarti banyak bagi bumi dalam hal penghematan energi dan sumber daya.

5. Menaikkan nilai lokal

Cobalah untuk mencari busana di butik yang mendukung label lokal dan menggunakan tenaga kerja, penjahit, atau pengrajin lokal. Kalau ada, busana tersebut dapat menjadi salah satu pilihanmu. Alasannya, selain busana tersebut akan berbeda dari busana buatan massal, Anda juga turut berpartisipasi mengurangi jejak karbon yang timbul karena distribusi barang tersebut.

6. Lebih mudah dan hemat dalam merawat busana

Setelah membeli busana yang mendukung konsep sustainable, langkah selanjutnya adalah merawatnya. Anda dapat merawat busana ini dengan mencucinya menggunakan air dingin serta deterjen biodegradable. Lalu, keringkan dengan memanfaatkan sinar matahari. Dengan demikian, Anda dapat menghemat waktu, uang dan sumber daya alam.

7. Memancing daya kreativitas

Memiliki busana yang sustainable dapat Anda lakukan dengan membuatnya sendiri. Anda dapat membeli pakaian bekas dan mengubahnya atau membuat model vintage. Manfaatkan mesin jahit yang menganggur di rumah dan mulailah berkreasi untuk membuat rancangan yang Anda inginkan.

fesyen berkelanjutan

Memilih fesyen berkelanjutan juga memancing kreativitas. Foto: Shutterstock.

8. Memproduksi lebih sedikit limbah tekstil

Slow fashion adalah solusi untuk tidak membeli lebih banyak pakaian daripada yang kita butuhkan. Merek fesyen berkelanjutan jarang mengikuti tren, dan mereka tidak memaksakan koleksi baru setiap minggu untuk mengelabui Anda agar membeli lebih banyak. Dengan membeli lebih sedikit namun dengan kualitas lebih baik, kita bisa mengurangi limbah pakaian dengan signifikan.

9. Menggunakan lebih sedikit bahan sintetis

Bahan sintetis, seperti poliester, nilon, dan spandeks membutuhkan minyak. Sementara, produksi minyak adalah salah satu penghasil gas rumah kaca terbesar. Jadi, pilihlah bahan alami nabati.

10. Menggunakan lebih sedikit air

Fashion adalah industri yang sangat boros air. Kapas misalnya, membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Alhasil, fesyen berkelanjutan mencoba mengurangi penggunaan kapas. Beralih ke kapas organik adalah solusi yang bagus karena menggunakan 71% lebih sedikit air daripada kapas konvensional. Tetapi merek yang berkelanjutan sering memilih bahan alami lain seperti linen dan rami yang menggunakan lebih sedikit air.

Menggunakan kulit nabati sebagai pengganti kulit tradisional adalah cara lain untuk mengurangi jejak air fashion. Pinatex, misalnya, yang merupakan kulit nabati yang terbuat dari daun nanas tidak membutuhkan air untuk tumbuh karena ini hanyalah produk sampingan dari pertanian nanas yang sudah ada.

11. Penghematan energi

Bahan sintetis, selain menghasilkan lebih banyak gas rumah kaca, juga menggunakan lebih banyak energi. Polyester daur ulang, misalnya, menggunakan setengah energi daripada polyester baru. Tetapi bahan berkelanjutan seperti rami, linen, bambu bahkan lebih hemat energi. Itulah mengapa mode berkelanjutan mendukung kain ini lebih dari polyester dan kain sintetis lainnya.

12. Mencegah dan mengurangi polusi air

Proses pewarnaan tekstil dan penyamakan kulit mencakup beberapa bahan kimia keras yang menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi para pekerja. Di negara berkembang, bahan kimia dan limbah beracun lainnya biasanya dibuang begitu saja ke sungai. Aliran air beracun ini pun juga terkontaminasi dengan limbah plastik.

Bagian yang paling menyedihkan adalah seringkali sungai-sungai ini menjadi satu-satunya sumber air untuk desa-desa dan satwa liar, karena sistem air yang kurang berkembang. Akibatnya, warga menjadi sakit atau terpaksa meninggalkan rumahnya.

Sebaliknya, merek yang etis dan berkelanjutan tidak akan pernah melakukan hal seperti itu. Membuang sesuatu di alam, terutama yang beracun, tidak ada di dunia mode berkelanjutan. Mereka menggunakan metode pewarnaan alternatif yang tidak beracun dan juga lebih hemat air dan energi.

Dengan membeli mode berkelanjutan, kita semua dapat membalikkan keadaan, dan menciptakan industri mode yang sehat untuk keseluruhan ekosistem. Mari melangkah ke merek fesyen yang sustainable!

Penulis: Agnes Marpaung, Gloria Safira

Sumber:

Treehugger

Pretty Planeteer

Top
You cannot copy content of this page