Diet Bebas Gluten Bermanfaat?

Reading time: 2 menit
diet bebas gluten
Ilustrasi: Ist.

(Greeners) – Obsesi mendapatkan tubuh ideal membuat banyak orang melakukan beragam cara untuk mewujudkannya. Salah satunya dengan mengatur konsumsi makanan atau diet. Beragam jenis dan pola diet pun bemunculan, dari yang sekadar mengurangi porsi makan sampai membatasi konsumsi asupan makanan tertentu. Diet bebas gluten salah satunya. Diet ini populer setelah banyak selebriti Hollywood seperti aktris Gwyneth Paltrow sampai pengusaha media Oprah Winfrey melakukannya. Diet ini pun diikuti banyak orang termasuk di Indonesia.

Penerapan diet bebas gluten atau free gluten diet dilakukan dengan tidak sama sekali mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung gluten, termasuk jenis makanan olahan. Lalu apa manfaat dari diet bebas gluten ini?

Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, dr. Marya Warascesaria Hayono, Sp.GK menjelaskan bahwa gluten merupakan komponen protein yang biasanya terkandung pada jenis tanaman serelia tertentu seperti gandum dan barley. Sifatnya yang lengket dan kenyal (glue) membuat tanaman mengandung gluten banyak digunakan menjadi bahan dasar tepung, roti, kue termasuk juga sereal, malt dan bir.

“Selain itu kandungan gluten juga biasanya banyak ditemui pada berbagai jenis makanan olahan yang ada di supermarket,” jelasnya.

Dalam kondisi normal sebenarnya gluten tidak memiliki dampak yang buruk bagi tubuh seseorang, namun dalam beberapa kasus ada orang yang mengalami intolerasi tehadap gluten.

“Gluten sebenarnya bukan tidak bagus,namun ada kondisi seseorang yang mengalami intoleransi gluten. Untuk kasus ini, bisa bahaya karena saluan cernanya tidak mampu beradaptasi terhadap gluten dan bisa menyebabkan lapisan saluran cerna rusak. Jika terjadi terus-menerus akan menyebabkan diare akut, gangguan penyerapan makanan,bahkan anemia,” jelasnya.

Meski demikian, Marya menegaskan bahwa manipestasi klinis akan berbeda pada setiap orang. Untuk itu kondisi intoleransi gluten atau yang mengarah pada alergi gluten (celiac disease) pada seseorang diperlukan pemeriksaan khusus dan panjang. “Tidak bisa langsung terdiagnosis,” imbuhnya.

Untuk orang yang sudah terdiagnosis celiac disease, diet bebas gluten jelas memberikan manfaat, bahkan menjadi suatu keharusan. Namun untuk orang tanpa celiac disease, diet bebas gluten tidak memberikan manfaat apa-apa, termasuk manfaat menguruskan badan.

“Kalau orang tanpa sensitifitas gluten tetap melakukan diet bebas gluten, ya, itu menjadi pilihan saja, dampak positif tidak ada, hanya mindset saja yang didapat,” katanya.

Menurut Marya, dampak negatif diet gluten relatif tidak ada. Karena gluten pada dasarnya merupakan protein, selagi seseorang masih mengkonsumsi makanan sumber protein lain seperti dari ikan atau daging, tidak akan ada defisiensi (kelebihan atau kekuangan gizi) tertentu.

“Yang paling penting gizi seimbang. Tidak lazim memang untuk menghindari gluten karena gluten sendiri bukan kandungan yang esensial dari protein, terlebih bahan makanan bebas gluten yang dijual di pasaran relatif mahal,” pungkasnya.

Penulis: AT/G39

Top