Lacoste Mengganti Logo Buaya dengan Spesies yang Terancam Punah

Reading time: 2 menit
Lacoste
Lacoste. Foto: global.lacoste.com

Merek mode asal Perancis Lacoste dan Serikat Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) bekerja sama selama tiga tahun untuk meningkatkan kesadaran mengenai spesies yang terancam punah. Inisiatif pertama ini disebut ‘Save Our Species’ dan merupakan koleksi edisi terbatas Lacoste. Logo buaya yang ikonik digantikan oleh sepuluh logo binatang terancam punah.

Ini pertama kalinya dalam 85 tahun Lacoste memilih untuk mengganti logo bersejarah yang disimpan oleh pendirinya, Rene Lacoste. Untuk koleksinya, logo-logo tersebut memiliki warna dan sulaman yang sama dengan tanda sebelumnya. Lacoste meluncurkan koleksinya pada 22 Mei 2019, bertepatan dengan Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati.

Baca juga: Babi Berjanggut, Penjelajah Hutan yang Hampir Punah

Kaos polo berwarna putih edisi terbatas ini menampilkan sepuluh hewan yang terancam. Menurut Lacoste, 3.520 kaos polo dibuat dan disebar di seluruh dunia serta dijual di toko-toko seperti di Amerika Serikat, Eropa, Asia, serta secara daring.

 

Lacoste

Lacoste. Foto: global.lacoste.com

Setiap desain diproduksi dalam sesuai dengan jumlah populasi spesies yang tersisa. Kelompok terkecil adalah lumba-lumba California. Mereka terancam punah karena penangkapan yang berlebihan. Sementara, 350 simbol lain yang dibuat mewakili Harimau Sumatera. Hewan ini terancam punah karena faktor utama seperti perburuan dan penggundulan hutan.

Spesies lainnya yang terdapat pada kaos polo Lacoste termasuk kura-kura Burma, maki musang utara, badak Jawa, owa jambul hitam timur, kakapo, condor California, saola, dan iguana Anegada.

Baca juga: Kekah Natuna, Primata Endemik Pulau Natuna yang Terancam Punah

Setiap koleksi kaos polo Save Our Species dijual dengan harga sekitar 185 dolar Amerika Serikat. Masing-masing dari 10 logo desain polo akan dijual ke berbagai toko di seluruh dunia. Total koleksi sekitar 1.775 habis terjual. Karena antusiasme publik yang tinggi, semua kemeha langka ini sudah terjual habis.

Keuntungan dari setiap penjualan disumbangkan untuk organisasi konservasi IUCN khususnya program Save Our Species (SOS). IUCN adalah organisasi yang sangat besar dan berdiri sejak lama. Mereka merayakan ulang tahun ke-70 pada 2018. Serikat ini merupakan kombinasi dari lembaga pemerintah maupun masyarakat sipil dengan 1.300 anggota organisasi.

Penulis: Sarah R. Megumi

Top