Pendekar Tongkat Emas Hadirkan Kembali Seni Silat

Reading time: 2 menit
Film "Pendekar Tongkat Emas". Gambar: Miles Films & KG Studio

Judul film: Pendekar Tongkat Emas
Sutradara: Ifa Isfansyah
Pemain: Eva Celia (Dara), Nicholas Saputra (Elang), Reza Rahadian (Biru), Tara Basro(Gerhana), Christine Hakim (Cempaka), Slamet Rahardjo (Dewan Persilatan), Prisia Nasution (Cempaka Muda), Darius Sinathrya (Naga Putih), Whani Darmawan (Guru Sayap Merah), Landung Simatupang (Guru Cempaka)
Produksi: Miles Films & KG Studio
Durasi: 113 menit

Jika pernah membaca cerita silat karya Kho Ping Hoo atau suka dengan cerita “Si Buta Dari Gua Hantu” dan semacamnya, maka film “Pendekar Tongkat Emas” rasa-rasanya akan mudah untuk dinikmati.

Cempaka (Christine Hakim), pendekar yang sangat disegani dan sangat dihormati dalam dunia persilatan, adalah pemegang maha senjata dan jurus mematikan Tongkat Emas yang kekuatannya tak tertandingi.

Cempaka yang memiliki empat orang murid merasa sudah tiba waktunya untuk mewariskan jurus Tongkat Emas kepada salah seorang muridnya. Sayang, pilihannya justru membuat dua orang muridnya sakit hati dan membunuhnya.

Pengkhianatan, pembunuhan, dan adu jurus silat mewarnai cerita ini hingga akhir. Bumbu percintaan pun tidak ketinggalan menghidupkan jalan cerita. Bagaimana dengan akting para pemainnya? Apakah para pemain ternama ini mampu bertransformasi menjadi pendekar silat yang meyakinkan? Tonton sendiri film ini di bioskop.

Sebagaimana cerita silat yang menampilkan lintas dimensi budaya, entah Jawa, Melayu, Tiongkok, begitupun dengan film “Pendekar Tongkat Emas”. Tim produksi mengangkat keindahan alam dan budaya Sumba Timur sebagai setting film untuk menggambarkan dunia persilatan.

Padang sabana, perbukitan berbatu yang hijau, pantai, dan sungai dengan air yang jernih yang dimiliki Sumba terlihat begitu indah. Kostum yang digunakan semua pemain termasuk dekorasi tempat juga menggunakan kain dengan corak tenun Sumba.

Film “Pendekar Tongkat Emas” akan ditayangkan serentak di bioskop pada tanggal 18 Desember 2014.

(G08)

Top
You cannot copy content of this page