Robi Navicula: Diperlukan Pengetahuan Cinta Lingkungan dalam Pendidikan Indonesia

Reading time: 2 menit
cinta lingkungan
Foto : Robi Navicula

Jakarta (Greeners) – Gede Robi Supriyanto atau biasa dikenal Robi Navicula musisi sekaligus aktivis pecinta lingkungan mengkritik pendidikan di Indonesia yang minim akan pengetahuan gaya hidup ramah lingkungan. Menurutnya, penanaman nilai cinta lingkungan harus dimulai dari kecil sejak lingkungan sekolah dan keluarga.

“Akan lebih baik bahwa pelajaran tentang lingkungan seperti keanekaragaman hayati ini dijadikan kurikulum di sekolah sehingga bisa menjadi prioritas untuk para generasi muda. Hanya sekitar 3 persen anak muda yang peduli dan paham tentang pertanian. Biodiversity adalah kartu as Indonesia yang harus dijaga,” ujarnya pada acara “Media Gathering Candi Darling From Home”, Rabu (07/04/2021).

Robi menambahkan, tiga elemen penting, yaitu pemerintah, korporasi dan kesadaran masyarakat harus sinkron dalam melakukan terus mempriotitaskan isu lingkungan agar terus terjadi regenerasi pegiat lingkungan.

Keluarga Sebagai Fondasi Awal Nilai Cinta Lingkungan

Menurutnya, jika memang pendidikan di Indonesia belum mampu untuk mengajarkan gaya hidup ramah lingkungan. Tugas keluargalah yang harus mengajarkannya.

Robi sendiri selalu mengajarkan anak-anaknya memilah sampah dan mematikan listrik jika tidak dipakai. Ajaran seperti itu merupakan hal dasar yang seharusnya sudah diketahui oleh anak-anak muda untuk terus melestarikan dan membangun nilai cinta lingkungan.

“Diperlukan pendidikan dasar anak di rumah tentang gaya hidup yang bijak terhadap lingkungan, penyampaian pelajar tentang keanekaragaman hayati atau biodiversity di sekolah, serta anak muda cenderung ikut apa aja yang keren. Peduli dan aware akan isu lingkungan  itu adalah hal yang keren, jadi harus selalu disebarkan pesan peduli lingkungannya,” ujarnya.

Robi mengatakan cara merangkul anak muda untuk turut terlibat dalam pelestarian lingkungan ialah harus konsiten dalam melakukan pemeliharaan dan kepedulian lingkungan.

Oleh sebab itu, bukan cuma tugas media tetapi semua pihak untuk terus mengangkat isu lingkungan agar pesan pelestarian lingkungan akan terus tersebar.

Selain itu, lanjut Robi ada Smartphone yang memiliki segudang informasi. Jika tertarik untuk mengetahui bisa dengan mudah untuk mencari tahu berbagai isu dan permasalahan lingkungan.

“Isu lingkungan adalah isu yang sangat update dan berkembang, jadi kalau anak muda tau tentang isu lingkungan anak muda tersebut bisa jadi keren. Mereka keren karena peduli, update tentang berbagai isu dan masalah yang terjadi di Indonesia. Kepedulian tersebut harus mulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Pengaruh Kecintaan Pada Lingkungan Bisa Dari Mana Saja

Sikap cinta lingkungan Robi ternyata didapat berkat band rock dan metal seperti Rage Against The Machine (RATM) hingga Sepultura.

Baginya, band tersebut banyak menginspirasi dirinya karena seringkali bicara tentang lingkungan di lagu-lagu mereka. Hal itu pula yang ia terapkan bersama group musiknya Navicula yang kerap bicara tentang isu lingkungan di lagu.
 
“Anak muda biasanya ikut apa saja yang keren. Saya juga belajar dari Rage Against The Machine, Sepultura, band Gojira dulu karena mereka mengangkat isu lingkungan,” kata Robi yang baru saja merilis Film Pulau Plastik bersama para aktivis lingkungan lainnya.

Penulis: Dewi Purningsih

BACA JUGA : Nelayan Muara Angke Bertarung untuk Hidup Berjuang demi Alam

BACA JUGA : Nova Ruth tentang Perempuan, Musik, dan Aktivisme Lingkungan

Top
You cannot copy content of this page