The Big Short, Prediksikan Kejatuhan Ekonomi Global

Reading time: 2 menit
Poster film "The Big Short". Sumber: Paramount Pictures

Judul Film: The Big Short
Sutradara: Adam McKay
Pemain: Christian Bale, Steve Carell, Ryan Gosling, Brad Pitt
Produksi: Paramount Pictures & Plan B Entertainment (2015)
Durasi: 130 menit

Cerita film yang diadaptasi dari novel karya Michael Lewis dengan judul yang sama ini, dimulai pada tahun 2005. Pada tahun itu, seorang manajer keuangan bernama Michael Burry (diperankan Christian Bale) menyimpulkan bahwa pasar perumahan Amerika tidak stabil berdasarkan pinjaman yang diberikan kepada golongan “subprime”. Pinjaman ini sangat berisiko dan tingkat pengembaliannya rendah.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, Michael memprediksi bahwa pasar akan mengalami kolaps pada pertengahan kuartal tahun 2007 dan ia bisa mendapatkan keuntungan dari kondisi tersebut dengan menawarkan credit default swap (CDS) market. Ia pun mengajukan idenya ke berbagai bank besar dan pihak bank menyetujui karena bank yakin bahwa prediksi Michael keliru.

Salah satu adegan dalam film "The Big Short". Sumber: Paramount Pictures

Salah satu adegan dalam film “The Big Short”. Sumber: Paramount Pictures

Di tempat lain, pialang saham Jared Vennett (Ryan Gosling) secara tidak sengaja mendengar ide Michael dari para bankir yang bekerjasama dengannya. Ia juga yakin bahwa prediksi Michael akan menjadi kenyataan dan memutuskan untuk menaruh saham miliknya pada CDS market.

Jared juga mendatangi Mark Baum (Steve Carell), seorang manajer investasi global, untuk bergabung dengannya. Namun Mark tidak memercayai ide Jared begitu saja. Bersama dengan rekan-rekannya yang lain, ia melakukan riset mengenai pasar perumahan Amerika dan menemukan kenyataan yang lebih mengejutkan.

Adapula investor muda Charlie Geller (John Magaro) dan Jamie Shipley (Finn Wittrock) yang secara tidak sengaja menemukan selebaran yang dibuat oleh Jared. Mereka berdua memutuskan untuk menginvestasikan modal mereka ke dalam saham CDS market. Namun, karena keduanya tidak berpengalaman mengelola saham, mereka lantas menghubungi seorang pensiunan bankir bernama Ben Rickert (Brad Pitt). Ben pun setuju membantu keduanya agar berhasil memasuki pasar saham.

Salah satu adegan dalam film "The Big Short". Sumber: Paramount Pictures

Salah satu adegan dalam film “The Big Short”. Sumber: Paramount Pictures

Ada begitu banyak istilah ekonomi yang berseliweran dalam film ini. Untung saja, para pesohor seperti Anthony Bourdain dan Selena Gomez, yang tampil sebagai cameo, membantu menjelaskan beberapa istilah yang mungkin hanya dimengerti oleh pakar ekonomi.

Meski akhir dari fim ini bisa ditebak, namun jalan cerita yang berliku dan kepiawaian akting para aktor kelas Oscar yang terlibat dalam film arahan Adam McKay ini membuat film The Big Short lebih bisa dinikmati. Setidaknya, jika sudah tidak sanggup mencerna dialog yang disampaikan, penonton masih bisa menikmati penampilan terkini aktor-aktor berwajah tampan.

Film yang masuk nominasi di lima kategori dalam penghargaan film bergengsi Academy Awards (Oscar) 2016 ini resmi diputar di Indonesia pada tanggal 13 Januari 2016. Fiilm dapat ditonton diseluruh jaringan bioskop Cinema XXI.

Penulis: Renty Hutahaean

Top
You cannot copy content of this page