Brand Mode Louis Vuitton Produksi Hand Sanitizer

Reading time: 2 menit
Hand Sanitizer
Hand Sanitizer. Foto: shutterstock.com

Brand ternama dunia seperti Louis Vuitton, Christian Dior, Givenchy, dan lainnya menggunakan fasilitasnya untuk memproduksi pembersih tangan atau hand sanitizer. Upaya ini sebagai tanggapan atas krisis antiseptik yang dipicu pandemi virus corona.

Melansir vogue.com, perusahaan mode Prancis Loius Vuitton (LVMH) memproduksi gel hidroalkohol dalam jumlah besar. Gel ini nantinya akan dikirim secara gratis ke pihak kesehatan setempat.

Perusahaan mengatakan akan mengubah tiga fasilitas pembuat parfum untuk memproduksi pembersih tangan. Fasilitas-fasilitas ini adalah tempat LVMH membuat banyak parfum, termasuk untuk merek Guerlain, Dior, dan Givenchy. Pengiriman hand sanitizer dilakukan pada 16 Maret 2020 dan akan terus dikirim pada akhir Minggu. Untuk produk pertama, mereka menghasilkan 12 ton gel hidroalkohol.

Louis Vuitton

Perusahaan Louis Vuitton (LVMH) mengubah pabrik parfumnya untuk membuat hand sanitizer. Foto: shutterstock.com

Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa pembersih tangan merupakan bahan yang efektif untuk menghindari penyebaran virus. Hal ini menjadi faktor yang membuat terjadinya kekurangan pembersih tangan secara global dalam menanggapi Covid-19. Sementara, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) juga mendorong apoteker dan dokter berlisensi untuk membuat pembersih tangan mereka sendiri.

LVMH yang berkantor pusat di Paris, Prancis berkontribusi untuk memerangi pandemi yang sangat memengaruhi negara asalnya. Pada akhir pekan lalu, Prancis menutup semua fasilitas seperti restoran, bar, kafe, dan teater. Pada hari Minggu (15/3), jumlah kasus virus Corona di Prancis mencapai 5.420 dengan 127 angka kematian.

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia kini menjadi perhatian khusus. Akibatnya, kini terjadi kelangkaan beberapa barang seperti masker, antiseptik pembersih tangan, sabun pencuci tangan, dan lainnya. Kekurangan ini juga menjadikan harga barang-barang tersebut melonjak tajam.

Penulis: Mega Anisa

Top