Bukit Hijau di Atap Kampus

Reading time: 2 menit
Foto: www.cpgcorp.com.sg

Singapura tak henti-hentinya berinovasi, mulai dari pengembangan desain, pendidikan, teknologi, hingga wisata. Universitas Teknologi Nanyang Singapura mendirikan bangunan kampus yang unik dengan bentuk atap yang menonjol. Bangunan yang digunakan oleh Sekolah Seni, Desain, dan Media ini terdiri dari lima lantai dan disokong dengan teknologi canggih.

Gedung Sekolah Seni, Desain, dan Media ini mencolok karena bentuk atapnya yang tidak lazim. Atap gedung terlihat seperti bukit, terdiri dari rumput hijau serta bentuknya yang seperti melingkar dan berlubang pada bagian tengahnya. Bangunan lima lantai tersebut memungkinkan mahasiswa dapat menikmati sudut hutan kampus di atas rerumputan alami di atap.

Desain atap Sekolah Seni, Desain, dan Media di Universitas Teknologi Nanyang Singapura. Foto: www.cpgcorp.com.sg

Desain atap Sekolah Seni, Desain, dan Media di Universitas Teknologi Nanyang Singapura. Foto: www.cpgcorp.com.sg

Memasuki area bangunan ini dan berada di tengah lingkaran gedung, kita dapat melihat fasad kaca pada seluruh bagian sisi gedungnya. Fungsi kaca-kaca tersebut adalah untuk mencegah bangunan terpapar sinar matahari secara langsung, namun di satu sisi juga dapat memberi penerangan alami pada ruang kreatif yang ada di tengah gedung tersebut.

Dinding kaca memungkinkan para mahasiswa, dosen, dan seisi gedung melihat pemandangan dari dalam dan luar gedung. Penerangan alami diperoleh dari sinar matahari yang masuk ke ruangan di seluruh studio dan ruang kelas. Sinar matahari yang masuk disaring melalui aneka dedaunan disekitar gedungnya.

Gedung beratap hijau alami dan melengkung ini terlihat mencolok dan berbeda dengan gedung-gedung lainnya di kampus Nanyang. Saking alaminya, berada di atap gedung seolah-olah sedang berdiri di atas sebuah bukit. Batas nyata antara gedung dan areal terbuka menjadi tak kentara.

Pemandangan atap kampus pada malam hari. Foto: www.cpgcorp.com.sg

Pemandangan atap kampus pada malam hari. Foto: www.cpgcorp.com.sg

Atap gedung berfungsi sebagai area non-formal untuk penghuni kampus. Bentuk atap yang kita lihat pada gedung tersebut merupakan bentuk yang dapat menciptakan ruang terbuka dan mendinginkan udara sekitarnya. Ketika hujan turun, gedung tersebut mengumpulkan air hujan untuk mengairi lahan di sekitarnya.

Gedung ini sangat cocok untuk sebuah sekolah seni, desain dan media. Semua sudut pada bangunan ini memberi pengalaman baru dalam menikmati desain; hal yang seharusnya menjadi tujuan sekolah seni, yaitu melahirkan inspirasi.

Penulis: NW/G15
Sumber: www.inhabitat.com

Top
You cannot copy content of this page