EcoplastID Ciptakan Alternatif Pengganti Styrofoam dan Bubble Wrap

Reading time: 2 menit
Kemasan ramah lingkungan ini terbuat dari jerami padi. Foto: EcoplastID

Jakarta (Greeners) – EcoplastID menyadari persoalan sampah plastik harus ada solusinya agar tidak terus membebani dan mencemari lingkungan. Startup ini akhirnya berinovasi menciptakan alternatif pengganti styrofoam dan bubble wrap dari jerami padi. 

Saat ini sampah plastik merupakan salah satu persoalan karena berdampak serius terhadap lingkungan. Ada sekitar 275 juta ton sampah plastik yang seluruh dunia hasilkan. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, sampah plastik berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan karena berbahan dasar minyak bumi terurai sekitar 1.000-10.000 tahun. 

Melihat kenyataan ini, start up EcoplastID, PT Eco Plastica Indonesia melakukan terobosan. Mereka menciptakan alternatif pengganti styrofoam dan bubble wrap yang lebih ramah lingkungan. Inovasi ini mereka beri nama Ecofoam dan jerami serut.

Sebagai alternatif yang ramah lingkungan, Ecofoam dan jerami serut memiliki karakteristik dan keunggulan yang tak kalah dibanding styrofoam dan bubble wrap. Misalnya, terbuat dari bahan alami sehingga aman untuk makanan, tahan panas, penyerap minyak, estetis dan produk yang tangguh.

Cara EcoplastID Proses Kemasan Ramah Lingkungan

Untuk membuat kemasan ramah lingkungan ini ada sejumlah tahapan dan prosesnya. Jerami sebagai bahan utama Ecofoam, mereka giling terlebih dahulu sesuai kebutuhan. Kemudian mereka olah dengan memanfaatkan mesin pres hidrolik jerami.

Tak perlu khawatir, dengan bahan alami berupa jerami, produk ini dapat dikomposkan maksimal tiga bulan pemakaian dengan berbagai media apa pun.

Selain itu, produk ini juga memiliki berbagai keunggulan jika kita bandingkan dengan produk lainnya. Misalnya sangat terjangkau karena menggunakan bahan baku yang murah dari limbah jerami. Selain itu menggunakan bahan alami yang tak berbahaya, serta berimbas positif pada pendapatan tambahan para petani.

Fokus Olah Limbah Pertanian

Saat ini, EcoplastID merupakan startup biotech yang fokus mengembangkan bioplastik dari limbah pertanian. Gabriel Sebastian Butarbutar menjadi founder dari startup yang berpusat di Bandung ini.
EcoplastID telah mendapatkan beberapa penghargaan seperti Second Winner Call For Ideas PPI Dunia, Wildcard Winner Ideas For Now dan Top 30 Ideasinc Ntuitive 2020.

Selain itu, EcoplastID juga mendapatkan pendanaan dari Program Mahasiswa Wirausaha dan Program NRE Business Incubation NWO Belanda. Selanjutnya juga pernah menjadi incubator/accelerator di The Greaterhub SBM ITB, Dslaunchpad by Dailysocial.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

Top

You cannot copy content of this page