M Bloc Market: Jagokan Produk Lokal dan Konsep Berkelanjutan

Reading time: 4 menit
m bloc market
M Bloc Market: Supermarket Berkelanjutan, Jagokan Produk Lokal. Foto: Greeners/Agnes Marpaung.

Greeners mengunjungi M Bloc Market, supermarket anyar Ibu Kota, yang tidak hanya menjagokan produk lokal namun juga mengusung konsep berkelanjutan. Baca selengkapnya berikut ini!

Kebiasaan belanja online yang semakin marak di era pandemi menyadarkan kita betapa praktisnya mendapatkan apa yang kita mau tanpa harus khawatir ke luar rumah dan bertemu banyak orang.

Tetapi, apakah kita rela jika tidak ada lagi tempat untuk belanja konvensional? Nyatanya, masih banyak orang yang lebih suka berbelanja langsung ke toko untuk memilih langsung barang yang ingin dibeli.

Lalu bagaimana jika ada inovasi yang menggabungkan cara belanja online dan konvensional? Pertanyaan ini ternyata sudah terjawab pada 10 Maret 2021 lalu, yang menjadi tanggal peluncuran M Bloc Market, grocery store yang berkelanjutan.

m bloc market

M Bloc Market merupakan bagian dari pengembangan creative hub M Bloc Space yang menjual berbagai produk dari merek-merek lokal, khususnya Usaha Kecil Menengah atau UKM. Foto: Greeners/Agnes Marpaung.

M Bloc Market merupakan bagian dari pengembangan creative hub M Bloc Space yang menjual berbagai produk dari merek-merek lokal, khususnya Usaha Kecil Menengah atau UKM.

CEO dari M Bloc Market, Handoko Hendroyono; yang menulis buku tentang brand lokal dan menaruh perhatian pada Sustainable Development Goals (SDG’s), merasakan kebangkitan merek lokal perlu didukung dengan tersedianya sarana bagi UKM.

“Sebenarnya grocery store sudah cukup banyak ya kelompoknya. Cuma tentang brand lokal UKM kok sepertinya tidak ada etelasenya. Jadi karena purpose dari M Bloc secara keseluruhan adalah local brand, kita masuk ke grocery store. Sebenarnya market cukup banyak pemainnya, tetapi kita masuk dalam konteks kebangkitan lokal,” pungkas Handoko pada Greeners (17/03/2021).

Traceability, Wellness, dan Locality

Grocery store yang berlokasi di Melawai, Jakarta Selatan ini mengusung 3 hal utama, yaitu traceability, wellness dan locality.

Traceability menjadi elemen penting untuk generasi muda karena milenial sangat peduli dengan traceability. Contohnya adalah mereka ingin tahu kopinya dari mana, petaninya siapa, roast-nya seperti apa; sampai ke fashion juga bajunya dari mana, segala macam. Jadi kesadaran terhadap ketelusuran dan asal usul itu menjadi sangat penting,” Handoko menjelaskan.

Selain itu, market ini juga mengangkat wellness. Untuk menjaga kualitas produk, ada sistem kurasi untuk menyeleksi produk-produk yang mereka jual.

m bloc market

Grocery store yang berlokasi di Melawai, Jakarta Selatan ini mengusung 3 hal utama, yaitu traceability, wellness dan locality. Foto: Greeners/Agnes Marpaung.

Misalnya, penggunaan bahan-bahan yang bertanggung jawab dalam produknya, ada pula takaran pestisida untuk sayuran atau buah-buahan yang mereka jaga agar tidak membahayakan konsumen.

Mereka juga bekerja sama dengan Universitas Prasetya Mulya untuk melakukan kurasi produk yang pro konsumen. Handoko menyatakan, hal-hal seperti itu yang menjadi perhatian dan kesadaran konsumen akan keberlanjutan.

“Nah yang terakhir locality. Hubungannya sebenarnya agak bersinggungan dengan traceability; tentang identitas geografis,” tambah Handoko.

Opsi Belanja Produk M Bloc Market dari Rumah

Produk-produk yang dijual di M Bloc Market sangat bervariasi, mulai dari produk kesehatan, kecantikan, bahan-bahan makanan, teh, kopi, jamu, sabun, dekorasi, alat makan, dan masih banyak lagi jenis produk lainnya.

Tak hanya sampai di situ, M Bloc Market juga menyediakan opsi untuk berbelanja online dari market mereka dengan aplikasi scan to go; sehingga konsumen dapat  memenuhi beragam kebutuhannya dari rumah.

“Apps scan to go itu juga untuk menelusuri asal produk,” ujar Handoko.

m bloc market

M Bloc Market juga menyediakan opsi untuk berbelanja online dari market mereka dengan aplikasi scan to go. Foto: Greeners/Agnes Marpaung.

Baca juga: Supermarket Khusus Menjual Makanan Kedaluwarsa Hadir di Denmark

Pengalaman Berbelanja yang Berkelanjutan

Handoko mengklaim, mereka mencoba untuk membentuk kultur pengalaman berbelanja yang sirkular.

“Contoh di dalam m bloc market itu ada 6 kafe yang kita kurasi juga. Kafe itu bahan-bahannya beli dari sini. Jadi istilahnya farm to table,” kata Handoko.

Dengan mendemonstrasikan bagaimana proses hulu ke hilir suatu produk, Handoko berharap anak-anak muda lebih sadar akan kondisi bumi yang semakin rusak dan bagaimana memperbaikinya.

Kepedulian masyarakat yang lebih dalam tentang produk yang mereka pakai ternyata menjadi gayung bersambut. Sebab, para produsen sudah mulai membentuk orientasinya menjadi lebih global.

piring pelepah pinang

M Bloc Market mencoba untuk membentuk kultur pengalaman berbelanja yang sirkular. Foto: Greeners/Agnes Marpaung.

“Saya rasa itu menjadi sebuah peluang bagi kita semua untuk memasuki babak baru brand lokal, yang tidak melulu sentimen terhadap produk-produk dalam negeri; tetapi hubungannya sama sebuah standarisasi. Misalnya mengacu poin-poin dari SDG’s yaitu kegiatan terhadap perempuan, alam, binatang, habitat, ekosistem dan segala macam; jadi kesadaran itu meningkat,” tutur Handoko.

Handoko mengungkapkan harapannya, supaya M Bloc Market dapat menciptakan kesan berbelanja produk-produk lokal yang menyenangkan. Sehingga ketika produk-produk lokal tampil dengan gaya modern, orang-orang tidak meremehkan produk lokal. Bahkan, mengadopsi lebih banyak kreasi lokal dalam kehidupan sehari-hari. Jadi bukannya memisahkan merek lokal dari teknologi; justru membuat  kolaborasi antara keduanya.

Penulis: Agnes Marpaung.

Sumber:

Instagram M Bloc Market

Top
You cannot copy content of this page