Oven Bertenaga Surya di Jalur Gaza

Reading time: 2 menit
Khaled Bashir berdiri disamping oven tenaga surya rancangannya. Foto: inhabitat.com

Inovasi lingkungan yang satu ini sangatlah menarik karena berasal dari seorang warga Palestina yang tinggal di Gaza. Pria ini berusaha membantu komunitasnya untuk mengatasi kelangkaan energi listrik dengan menciptakan oven bertenaga matahari yang ongkosnya murah dan dapat dibuat sendiri.

Tinggal di Jalur Gaza adalah sebuah tantangan. Tumbuhnya populasi disana merupakan tantangan berat untuk infrastruktur yang terus-menerus berkurang kualitasnya. Perjuangan sehari-hari disana bercampur dengan perjuangan masa-masa perang, seperti konflik yang baru saja terjadi dengan Israel yang berakibat penduduk Jalur Gaza meninggal sebanyak 2.310 orang dan dari jumlah tersebut 65 persennya adalah penduduk sipil.

Walau kondisinya cukup parah, Gaza tidak pernah kekurangan manusia tangguh dan juga tidak pernah kekurangan sinar matahari. Hal ini bisa dilihat pada diri Khaled Bashir, penduduk Deir al Balah di Jalur Gaza. Khaled berhasil menciptakan sebuah oven bertenaga surya, sebuah potensi energi yang bahkan orang Israel pun tidak akan mampu untuk memblokade.

Seperti dikutip dari situs inhabitat.com, Khaled merupakan orang yang cukup terlatih di bidang energi terbarukan, dia lulusan S2 dari Universitas Pretoria, Afrika Selatan. Setelah lulus, dia bekerja beberapa tahun di Kementerian Pertanian Palestina dan sekarang bekerja di perusahaan bahan bangunan.

Khaled Bashir. Foto: inhabitat.com

Khaled Bashir. Foto: inhabitat.com

Pekerjaan Khaled yang cukup padat ternyata tidak menepikan tekadnya untuk meluangkan waktu dan membuat perangkat teknologi yang bisa membantu komunitasnya bertahan. Oven buatan Khaled dapat memanggang dengan proses yang lama namun efektif. Oven ini lebih baik daripada oven listrik atau gas, karena dia menggunakan energi alami yang gratis dan tersedia di Gaza sepanjang tahun.

Memasak dengan tenaga surya membantu menjaga kualitas makanan dan juga menjaga kualitas rasanya. Lebih baik lagi, masakannya tidak akan terbakar karena matahari selalu bergerak sehingga panasnya tidak terus menerus di satu titik.

“Dengan temperatur yang bisa mencapai 140 derajat Celcius, kita bisa membuat apapun dengan oven ini, kecuali teh dan kopi, ” kata Khaled. Karena penemuan ini, Khaled hanya membutuhkan satu tabung gas untuk memasak tiap tahunnya.
Saat ini Khaled telah membantu membuat 20 buah oven surya ini untuk digunakan oleh tetangga-tetangganya. Siapapun yang tertarik untuk membuat oven ini sendiri hanya tinggal menghubungi Khaled, menyiapkan waktu hari dan uang 700 shekels untuk membeli bahan dan peralatan.

“Saya tidak membuat benda ini untuk mendapatkan keuntungan. Saya hanya ingin melihat para pemuda di Gaza untuk beralih ke energi terbarukan. Rumah saya selalu terbuka dan saya siap berbagi seluruh pengetahuan saya kepada siapapun” jelas Khaled.

Penulis: NW/G15

Top
You cannot copy content of this page