Eco Wave Power Ciptakan Energi Listrik dari Gelombang Laut

Reading time: 2 menit
Eco Wave Power manfaatkan gelombang laut untuk menghasilkan energi terbarukan. Foto: Geo TV
Eco Wave Power manfaatkan gelombang laut untuk menghasilkan energi terbarukan. Foto: Geo TV

Eco Wave Power memanfaatkan gelombang laut untuk menghasilkan energi terbarukan. Pemasangan alat yang bernama Blue Metal Floaters ini di bekas dermaga amunisi perang dunia kedua. Alat tersebut bergerak naik turun di garis pantai Gibraltar seberang laut Britania.

Alat ini telah mengubah gelombang yang naik turun menjadi energi terbarukan. Penggagas inisiatif tersebut adalah Eco Wave Power, sebuah perusahaan yang berupaya mengubah struktur buatan manusia seperti dermaga dan pemecah gelombang menjadi sumber energi ramah lingkungan.

BACA JUGA: Eco Touch ID Buat Alat Peredam dari Limbah Tekstil

Menurut tim pengembangan Eco Wave Power, setiap rangkaian alat akan menyesuaikan kondisi gelombang tertentu, di mana pelampung tersebut ditempatkan.  Misalnya, gelombang yang lebih kecil membutuhkan lebih banyak alat yang lebih kecil. Sehingga, lebih mudah bergerak naik dan turun.

Cara Kerja Blue Metal Floaters

Sementara itu, pergerakan Blue Metal Floaters ini telah menciptakan tekanan fluida di dalam akumulator berbasis darat yang dibangun di dalam wadah besar berwarna biru. Tekanan fluida tersebut yang diciptakan oleh naiknya gelombang bisa memutar motor hidrolik.

Kemudian, motor hidrolik diputar oleh tekanan fluida akibat gelombang yang naik. Selanjutnya, menyalakan generator dan menyalakan inverter untuk mentransfer daya ke jaringan listrik.

Saat terjadi badai dan gelombang besar, unit pun secara otomatis akan terkunci pada posisi tegak untuk melindungi diri. Lalu, turun kembali ke dalam air setelah cuaca buruk berlalu.

Melalui inisiasinya, Eco Wave Power pun telah mengklaim seluruh sistemnya. Mulai dari floater hingga jaringan listrik yang memiliki efisiensi sekitar 50%. Artinya, sekitar 50 % energi gelombang yang masuk berhasil menjadi listrik.

Salurkan Listrik ke Sejumlah Lokasi

Sejauh ini, perusahaan berhasil menyediakan jaringan listrik di beberapa lokasi. Stasiun pertama yang terhubung ke jaringan listrik ini ada di Gibraltar pada tahun 2016. Saat ini, perusahaan juga sedang menyelesaikan stasiun kedua di Pelabuhan Jaffa, Tel Aviv, Israel.

Kemudian, yang ketiga di Los Angeles akan segera beroperasi pada 2023 ini. Jumlah energi per pelampung juga bergantung pada kondisi gelombang di area tertentu.

BACA JUGA: Peneliti Swiss dan Jerman Ubah Kabut Menjadi Air Bersih

CEO Eco Wave Power, Inna Braverman mengatakan bahwa setiap floater perusahaan di Kota Jaffa, Israel dapat menghasilkan hingga 10 kWh. Energi tersebut pun cukup untuk kisaran 10 rumah tangga.

Braverman menambahkan, perusahaan miliknya juga telah melakukan sejumlah survei lingkungan dan tidak menemukan dampak negatif terhadap lingkungan. Bahkan, tidak ada cairan yang menciptakan tekanan hidrolik. Sebab, dalam sistem tersebut dapat terurai secara hayati.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top