Pakaian Renang ini Berbahan Dasar Limbah Plastik

Reading time: 2 menit
limbah plastik
Foto: dezeen.com

Setelah meluncurkan sepatu berbahan dasar limbah plastik, Adidas kembali berkolaborasi dengan Parley for the Oceans dalam meluncurkan koleksi pakaian renang untuk pria dan wanita yang terbuat dari limbah plastik yang menumpuk di lautan.

Limbah plastik tersebut diubah menjadi gulungan benang bernama Econyl, yang memiliki tekstur menyerupai benang nilon yang biasa dipakai untuk bahan pakaian renang.

limbah plastik

Foto: dezeen.com

“Penting untuk mengingat jika Adidas mendesain seluruh jenis pakaian renang, dari pakaian renang khusus atlet hingga keperluan hiburan saja,” ujar Roger Hahn, direktur desain Adidas.

“Di dalam dunia renang, penting untuk membedakan performa kompetitif dengan pakaian yang digunakan untuk latihan. Latihan renang membutuhkan waktu lama didalam air, maka pakaian tersebut harus memiliki resistensi dalam jangka waktu tertentu terhadap air klorin,” lanjutnya.

limbah plastik

Foto: dezeen.com

Desain pakaian renang Adidas ini terinspirasi dari benang daur ulang, berlabur grafis ombak yang didominasi warna biru.

Hahn percaya, Adidas sebagai perusahaan besar harus memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga lautan. “Ini adalah bentuk inisiatif kami. Inovasi kami membantu atlet-atlet masa depan dengan cara menjaga lautan mereka,” ujar Hahn.

Menurut Adidas, 50% dari apparel renang mereka sudah menggunakan bahan daur ulang, dan 76% dari koleksi Pool mereka sudah menggunakan recycled polyamide. Nantinya, perusahaan berharap bisa mendaur ulang seluruh pakaian renang mereka.

Penulis: MFA/G41

Top