Warmpod, Tempat Berteduh Portabel untuk Tunawisma

Reading time: 1 menit
Warmpod rancangan Raymond Gulley. Foto: inhabitat.com

Ketika hukum tidak memperbolehkan tunawisma untuk berada di sembarang tempat, Raymond Gulley, seorang pensiunan Jagawana atau penjaga hutan, mencoba memberikan solusi yang lebih positif terhadap masalah tersebut.

Ia menciptakan Warmpod, sebuah struktur darurat berukuran kecil dan dapat dipindah-pindahkan. Struktur ini diperuntukkan untuk para tuna wisma yang membutuhkan tempat berteduh saat musim dingin atau pada saat bencana alam. Oleh karena itu, Warmpod dianggap mampu memberdayakan masyarakat dalam proses pembuatannya dan tempat ini juga dapat dimanfaatkan oleh siapapun , tidak hanya tunawisma saja.

Warmpod dapat dirakit oleh satu orang. Struktur ini diperuntukkan bagi tunawisma namun dapat pula digunakan pada kondisi bencana alam. Foto: inhabitat.com

Warmpod dapat dirakit oleh satu orang. Struktur ini diperuntukkan bagi tunawisma namun dapat pula digunakan pada kondisi bencana alam. Foto: inhabitat.com

Warmpod dibuat untuk cuaca ekstrim dan sanggup melindungi penghuninya dari angin kencang. Dinding sampingnya dibuat dari kayu pohon cemara dengan busa untuk insulasi yang bisa kembali ke bentuknya semula bila ditekan. Modul lantainya memiliki bagian mirip lidah yang dapat mengarahkan kelembaban keluar dari struktur ini sambil tetap menjaga modul lantai di tempatnya.

Dalam satu unit Warmpod terdapat enam buah modul yang saling mengunci dan cukup kecil untuk muat dan diletakkan dalam sebuah mobil bak terbuka. Struktur ini dapat dirakit oleh satu orang saja sehingga tiap orang dapat membuat perbedaan dengan menolong orang lain, dimanapun tempatnya.

Penulis: NW/G15

Top