Puteri Indonesia Lingkungan Hidup 2009; Zukhriatul Hafizah

Reading time: 3 menit

Pada tahun 2009 acara puncak Pemilihan Puteri Indonesia secara resmi telah dilaksanakan pada 9 Oktober 2009 lalu di Jakarta. Terpilihlah 3 perempuan dengan predikat terbaik yaitu Juara 1 Puteri Indonesia 2009 adalah Qory Sandioriva dari Nanggroe Aceh Darussalam, Runner Up 1 diraih Zukhriatul Hafizah dari Sumatera Barat dan Runer Up 2 diraih Isti Ayu Pratiwi dari Maluku Utara. Khusus untuk Runer Up 1 akan menyandang predikat Puteri Indonesia Lingkungan 2009 dan Runner Up 2 akan menyandang Puteri Indonesia Pariwisata 2009.

Dalam edisi kali ini Greeners berpeluang untuk mewawancara Puteri Indonesia Lingkungan 2009 Zukhriatul Hafizah, S.Si pada hari Jumat 13 November 2009 di Gedung Mustika Ratu daerah pancoran Jakarta. Simak obrolan singkat kami berikut ini :

Sebagai Puteri Indonesia untuk Lingkungan, apa saja tugas yang harus dilakukan?
Setelah saya terpilih sebagai Runner Up 1 dalam Pemilihan puteri Indonesia 2009, saya mengerti bahwa jabatan Puteri Indonesia Lingkungan 2009 akan saya pegang. Saat itu saya masih belum terbayang tugas apa saja yang harus saya lakukan, walaupun sejak masih dalam proses pemilihan kami semua telah mendapatkan pembekalan mengenai lingkungan hidup dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Saat ini saya masih menerima arahan dan pembekalan untuk tugas-tugas saya kedepannya. Tentunya sebagai Duta Lingkungan saya bisa mendapatkan kesempatan yang luas untuk berbuat sesuatu demi lingkungan hidup.

Adakah dampak dari penurunan kualitas lingkungan yang dirasakan langsung oleh Fiza?
Kenaikan suhu. Sudah pasti Jakarta ini tambah panas. Di dalam mobil sehari-hari kita harus menggunakan AC, karena tanpa AC rasanya kita sedang dalam sauna, walaupun pas jendela dibuka. Sementara AC juga kan kurang bagus untuk lingkungan kita. Belum lagi polusi udara yang saat ini sangat terasa, mas bisa rasakan sendiri kalau kita berada di luar ruangan atau pinggir jalan raya, udaranya sudah tidak begitu nyaman. Selain itu dampak banjir juga cukup terasa mengganggu aktifitas kita. Saya sangat ingin mengajak masyarakat untuk lebih bisa menangani banjir melalui perubahan prilaku. Karena itu adalah satu-satunya cara kita bisa menanggulangi banjir, seperti tidak membuang sampah sembarangan bahkan membuang sampah ke sungai. Seharusnya kita merawat sungai seperti bagian dari rumah kita. Sehingga apabila sungai terawat tentunya bisa membantu mengurangi banjir.

Bagaimana seharusnya perempuan berperan dalam aksi melawan perubahan iklim?
Dari berbagai info yang saya dapatkan, ada kecenderungan wanita akan merasakan dampak lebih karena termasuk dalam kaum rentan. Jadi sebaiknya kita lebih aktif menyuarakan dampak perubahan iklim kepada kaum perempuan. Juga dari kaum perempuannya sendiri saya sangat berharap kita bisa lebih aktif bertindak, semuanya bisa beraksi menurut peran masingmasing, para ibu rumah tangga dirumah bisa lebih mengarahkan terciptanya rumah yang asri dan ramah lingkungan juga para perempuan muda yang kreatif bisa lebih melibatkan diri dalam pergerakan-pergerakan lingkungan hidup. Memang yang saya rasakan saat ini masih kurang informasi yang pas mengenai lingkungan hidup. Dalam artian bagaimana dari masing-masing kelompok masyarakat bisa terlibat. Juga dalam hal ketelitian memilih produk yang ramah lingkungan saya rasa para perempuan bisa lebih berperan. Apalagi menyangkut tentang produk produk kecantikan pastinya para perempuan akan lebih memberikan atensinya.

Dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, langkah apa saja yang telah dimulai oleh Fiza?

Waduh apa ya…saya sendiri masih harus belajar banyak. Tapi beberapa hal kecil daridiri sendiri yang sudah saya coba terapkan adalah tidak membuang-buang air serta membatasi pengunaan listrik sehari-hari.

Bagaimana pendapat Fiza mengenai Eco Fashion?
Sangat menarik. Beberapa waktu yang lalu juga saya pernah mengetahui sebuah kegiatan Eco-Fashion, beberapa desainer-desainer yang memamerkan konsep eco friendly fashion dalam event Fashion First bersama sebuah Mall yang besar di Jakarta. Hal tersebut merupakan titik awal yang positif sekali karena bisa masuk ke dalam trend setter. Mengajak para cewek-cewek Mall untuk tetep gaya tapi peduli lingkungan, jadi isu lingkungan bisa masuk ke kalangan sosialita dan para artis.Dengan harapan semangat tersebut bisa ditiru banyak orang.

Top
You cannot copy content of this page