Rumah Sepeda Indonesia Bandung: Jaga Geliat Pesepeda Kota Kembang

Reading time: 2 menit
Rumah Sepeda Indonesia Bandung: Jaga Geliat Pesepeda Kota Kembang
Rumah Sepeda Indonesia Bandung: Jaga Geliat Pesepeda Kota Kembang. Foto: Dadan Sudjana

Geliat aktivitas bersepeda di banyak kota di Indonesia terus meningkat. Kalangan pegiat sepeda berharap semangat ini menjadi kenormalan baru pasca pandemi Covid-19. Guna merespons animo masyarakat terhadap sepeda, Bike To Work (B2W) Indonesia kembali meluncurkan Rumah Sepeda Indonesia. Kali ini, naungan pesepeda teranyar berdiri di Bandung, Jawa Barat.

Bandung (Greeners) – Sebelum tiba di Bandung, Rumah Sepeda Indonesia (RSI) telah hadir di dua kota lainnya, yaitu Jakarta dan Semarang. Di Paris van Java, RSI merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak, antara lain Bike To Work Indonesia, Pemerintah Kota Bandung, Work Coffee, Element Bike, dan Greeners. Kolaborasi ini sebagai upaya menjaga spirit pesepeda kota Kembang.

“RSI bukan untuk deklarasi B2W, tapi semua pesepeda dan komunitas sepeda. Bisa untuk rapat dan kebutuhan bersama dalam menggalakkan gerakan bersepeda khususnya di kota Bandung,” ujar Ketua Bike to Work Indonesia, Poetoet Soedarjanto, dalam peluncuran RSI Kota Bandung, Minggu (29/11/2020).

Dorong Sepeda jadi Kendaraan Harian

Pada kesempatan yang sama, Poetoet mengutarakan impiannya agar RSI dapat bertambah di seluruh wilayah Indonesia. Dengan berdirinya lebih banyak RSI, dia berharap lebih banyak masyarakat yang beralih ke sepeda sekaligus mengurangi ketergantungan akan kendaraan bermotor pribadi. Pasalnya, masalah polusi udara, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas di Indonesia begitu tinggi. Untuk itu, Poetoet mengimbau semua pihak baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat bersama-sama mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, Poetoet juga berharap geliat aktivitas bersepeda yang meningkat akhir-akhir ini bisa terus terjaga. Sepeda, lanjutnya, tidak hanya sekadar media olah raga. Justru dengan menjadikan sepeda media transportasi sehari-hari, selain mencukupi kebutuhan olahraga juga dapat menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan.

“RSI seharusnya dapat membuat kita semua lebih mudah dalam berkampanye, beradvokasi kepada pemerintah dalam membangun dan memenuhi hak-hak pesepeda di Indonesia. Dalam rangka menjadikan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari,” katanya.

Rumah Sepeda Indonesia Bandung

Ketua Bike to Work Indonesia, Poetoet Soedarjanto bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ricky Gustiadi dalam Peresmian Rumah Sepeda Indonesia Bandung. Foto: Dadan Sudjana

Baca juga: Konferensi EBTKE ke-9: Indonesia Masih Belum Optimalkan Potensi

Rumah Sepeda Indonesia Bandung: Dukung Program Pemerintah Daerah

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ricky Gustiadi, menjelaskan pemerintah kota Bandung mengapresiasi kehadiran RSI di kota Kembang. Menurutnya, RSI dapat mendukung dalam rangka sosialisasi terkait bersepeda dengan selamat. RSI, lanjut dia, dapat memperkuat interaksi sosial antara komunitas gowes di Kota Bandung.

“Kami berharap dengan adanya kolaborasi dapat membantu program-program pemerintah di dalam melaksanakan program bike sharing atau program sepeda di Kota Bandung,” ucapnya.

Selain itu, Ricky juga berharap RSI dapat mendorong daya beli masyarakat terhadap produk sepeda lokal. Pasalnya, kualitas produk lokal tidak kalah bersaing dengan produk impor.

“Mudah-mudahan produk di RSI disukai para pesepeda terutama yang ada di Bandung sehingga ada semacam sinergitas, saling mendukung antar komunitas bersepeda, pemerintah, pengusaha maupun UMKM perlengkapan sepeda maupun sepedanya,” pungkasnya.

Penulis Muhamad Ma’rup

Top
You cannot copy content of this page