Empat Ekor Lutung Jawa Dibebaskan Di Rimba Coban Talun

Reading time: 2 menit
Foto : Greeners (H. Istiawan)

Malang (Greeners) – Empat ekor lutung Jawa Linseed, Diamond, Rus dan Bobby dilepas ke alam bebas pada Senin 27 Oktober setelah 1,5 tahun menjalani proses karantina dan rehabilitasi di Javan Langur Center (JLC) atau pusat rehabilitasi lutung jawa, Coban Talun, Kota Batu, Jawa Timur.

Linseed dan Diamond adalah lutung Jawa kelahiran kebun binatang Howletts, Inggris. Sedangkan Rus dan Bobby adalah dua dari tiga lutung sitaan yang masih survive, satu di antaranya mati karena tidak bisa diselamatkan.

Empat ekor lutung jawa yang dikepalai Booby sebagai pejantan ini akhirnya dilepas Balai Besar KSDA Jawa Timur dan JLC di kawasan hutan Gunung Biru, Coban Talun. Kawasan Gunung Biru berada di batas wilayah pengelolaan Tahura R. Soerjo dan Hutan Lindung Perhutani KPH Malang. Tipe habitat di kawasan tersebut merupakan hutan hujan pegunungan dengan vegetasi yang beragam.

Project Manager JLC, Iwan Kurniawan mengatakan, ada 65 jenis tumbuhan tingkat pohon dan 58 jenis di antaranya merupakan jenis tumbuhan pakan lutung jawa, seperti Quercus sondaicus (pasang), Slonea sigun (rambutan hutan), Engelhardia spicata (sapen), dan lain-lain.

Keluarga Bobby yang beranggotakan tiga lutung betina ini dilepas di kandang habituasi dulu yang berada di dalam hutan. Kandang hanya dibatasi jarring dengan luas sekira 5×5 meter persegi dengan tinggi juga sekitar 5 meter. Satu per satu keluarga Bobby mulai dilepas dari boks yang dipanggul empat relawan JLC yang sebelumnya harus berjalan sekira 1 jam dari tempat rehabilitasi.

Daily News Tiga Generasi Lutung Jawa 01 (1)

Mereka ditempatkan di kandang habituasi antara 3 sampai 4 hari sebelum kandang itu dibuka dan benar-benar bebas di alam liar. Tiga petugas monitoring juga akan melakukan monitoring selama tiga bulan penuh dan memantau pergerakan keluarga ini. Mereka setiap hari mencatat dan mendokumentasikan apa saja yang dimakan dan bergerak ke wilayah mana untuk pemantauan dan pendataan.

Kepala Resort KSDA Malang dan Batu, K. Gunawan, yang turut mengawal pelepasan lutung jawa ini mengaku peredaran perdagangan satwa dilindungi termasuk lutung jawa di wilayah malang Raya sudah menurun. Hampir seminggu tiga kali dirinya memantau pusat-pusat penjualan satwa seeprti di Pasar Splendid Kota Malang yang disinyalir sebagai tempat jual beli satwa liar dilindungi. “Sudah menurundi banding tahun sebelumnya,” kata Gunawan.

Selain itu, kesadaran masyarakat sekitar Coban Talun dan sekitarnya selama tiga tahun terakhir juga sudah tidak lagi seneaknya memanggul senjata untuk berburu satwa liar di hutan. Ini karena JLC juga kerap memberikan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar hutan agar tidak melakukan perburuan lutung jawa. (G17)

Top
You cannot copy content of this page