Hujan Dua Hari Akibatkan Jakarta Lumpuh Oleh Banjir

Reading time: 1 menit

Jakarta (Greenersmagz) – Hujan yang turun sejak dua hari terakhir di Jakarta menyebabkan banjir menggenang di sejumlah ruas utama jalanan ibukota. Beberapa jalan inti di kota Jakarta lumpuh total dan sama sekali tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Bahkan area bundaran Hotel Indonesia dan sepanjang jalur Kuningan mulai dari gedung Setiabudi Building mengalami genangan sampai 50cm lebih.

Menurut pantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tinggi muka air sungai Ciliwing yang terus naik adalah salah satu faktor penyebab banjir. Sampai dengan pukul 09.00 WIB pintu air Menggarai mengalami ketinggian sampai 1.020 cm, jauh diatas batas Siaga 1 yaitu 950 cm. Dengan kondisi demikian maka wilayah Jakarta yang terendam banjir makin meluas. Ini ditambah dengan banyaknya titik-titik genangan air yang merata di sekitaran Jakarta.

Pusat Pengendalian Operasional BNPB mengonfrmasikan bahwa kondisi tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan berada pada siaga 3 mengakibatkan tersendatnya aliran sungai ke muara/laut. Kondisi ini diperparah dengan padamnya aliran listrik disejumlah lokasi mengakibatkan tidak dapat beroperasinya beberapa pompa air drainase.

Kondisi Jakarta hari ini mengakibatkan sejumlah karyawan kantor sulit mencapai tempat kerjanya dan banyak yang memutuskan untuk kembali pulang. “Saya tidak berani tembus banjir kalau ketinggiannya sepeti ini, takut motor saya rusak” ujar Pudji seorang warga Jakarta yang terjebak di jalur Rasuna Said ketika akan mencapai tempat kerjanya di daerah Menteng.

Berbeda hal dengan Lisa, seorang pegawai toko di salah satu Mall di Kuningan yang mendapatkan pesan berantai dari atasannya yang memberitahukan bahwa hari ini seluruh aktifitas kerja diliburkan. “Ya lumayan, saya bisa kembali pulang dan mengurus rumah saya yang kebanjiran juga” jelasnya.
Dalam sebuah pesan berantai, Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menghimbau agar warga Jakarta mengurangi aktifitas keluar rumah / kantor yang dapat menambah kemacetan, amankan surat berharga dan alat-alat listrik agar tidak teredam air. (G08)

Top