Cara Kucing “Membersihkan” Lambung

Reading time: < 1 menit
Ilustrasi: pixabay.com

Banyak sekali jenis makanan yang disukai kucing, mulai dari ikan, daging merah atau apa saja yang beraroma amis. Sebetulnya, kucing tidak peduli pada rasa makanan karena saraf-saraf di lidahnya tergolong lemah. Saraf yang paling kuat terdapat pada kumisnya (vibrisa). Bangkitnya selera makan kucing lebih bergantung pada aroma makanan.

Walaupun kucing senang makanan beraroma amis, mungkin suatu kali Anda pernah melihat kucing sedang asyik memakan rerumputan di halaman rumah. Mungkinkah kucing itu sedang mencoba makanan selingan berupa tumbuhan? Sama seperti manusia memakan salad setelah menu main course?

Secara alamiah, kucing juga menjaga kesehatan tubuhnya. Anda mungkin pernah mendapati kucing muntah-muntah. Itu bukan karena kucing masuk angin atau sakit perut, melainkan salah satu cara kucing untuk “membersihkan” atau mengeluarkan racun yang mengendap di dalam lambungnya.

Seperti dilansir dalam situs Petmd.com, kadang-kadang kucing juga memuntahkan benda menyerupai gulungan rambut, benang atau bulu. Kumpulan bulu itu merupakan benda yang secara tidak sengaja termakan oleh kucing. Jika bulu atau rambut itu sudah terkumpul banyak di dalam perut, maka harus dikeluarkan agar tidak mengganggu pencernaan.

Salah satu cara untuk mengeluarkan benda yang tidak diinginkan dari dalam perut adalah dengan memakan rumput. Dengan makan rumput, kumpulan bulu atau rambut tadi akan terpancing keluar melalui mulut.

Selain itu, pada rumput terdapat cairan yang mengandung asam folat. Ini adalah salah satu vitamin yang penting untuk fungsi tubuh kucing dan membantu untuk memproduksi hemoglobin, protein yang membawa oksigen dalam darah.

Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi jika melihat kucing peliharaan tengah asyik memakan rumput. Itu bukan karena sedang kelaparan atau ingin makanan selingan, melainkan tengah berusaha mengeluarkan racun dan sesuatu yang mengganjal dalam perut kucing.

Penulis: ANP/G32

Top
You cannot copy content of this page