Katak Corroboree, Amfibi Kecil yang Terancam Binasa

Reading time: 2 menit
Katak ini termasuk langka dan hanya berpopulasi kecil di Australia. Foto: Shutterstock

Katak corroboree selatan adalah satu dari dua jenis katak corroboree yang hidup secara endemik di Australia. Kelompok ini dapat kita kenali dari corak kulitnya yang unik. Mereka juga memiliki tubuh yang kecil, bahkan ukurannya tidak jauh lebih besar dari uang koin.

Kelompok corroboree tergabung dalam keluarga Myobatrachidae dan genus Pseudophryne. Genus ini setidaknya membawahi 13 spesies katak, salah satunya adalah katak corroboree utara.

Selain corak dan ukurannya, salah satu kekhasan dari katak ini adalah racunnya. Toksin tersebut dihasilkan dari tubuh mereka, bukan berasal dari makanan yang dikonsumsi seperti katak pada umumnya.

Namun baik corroboree utara maupun selatan, keduanya tergolong sebagai satwa dilindungi. Populasi mereka terbilang sangat terancam, sebab telah mengalami penurunan sebanyak 80 % sejak 1970-an.

Morfologi dan Ciri-Ciri Katak Corroboree

Pertama-tama, katak corroboree selatan dikenal dengan nama ilmiah Pseudophryne corroboree. Sedangkan spesies corroboree utara memiliki nama binomial Pseudophryne pengilleyi.

Dari uraian di atas, kita dapat mengetahui bahwa dua katak tersebut datang dari spesies yang berbeda. Namun keduanya memiliki ciri fisik yang cukup mirip, sehingga kerap kali dianggap serupa.

Corroboree jantan umumnya berbiak sepanjang 22–29 mm, sedangkan betina bisa mencapai 26–31 mm. Hewan ini dapat kita tandai dari corak kuning dan hitam di sekujur tubuhnya, mulai dari kepala sampai kaki.

Khusus spesies P. pengilleyi, corak garis pada tubuhnya cenderung lebih sempit. Warna kuningnya pun tidak sepekat spesies P. corroboree, sebab biasanya dihiasi oleh corak kehijauan yang pucat.

Bagian tubuh dan kepala katak ini pendek tapi melebar. Moncongnya agak runcing, dengan jari tangan dan kaki tidak memiliki anyaman. Tubuhnya tampak mengkilap, sedangkan iris matanya berwarna hitam.

Habitat dan Distribusi Katak Corroboree

Katak corroboree selatan dan utara merupakan spesies asli Australia tenggara. Mereka menyebar di sekitar area tersebut, meski spesies P. corroboree sendiri hanya bisa dijumpai di Taman Nasional Kosciuszko.

Sedangkan P. pengilleyi mempunyai peta distribusi yang lebih luas. Kelompok ini tersebar ke tiga wilayah berbeda yakni Taman Nasional Kosciuszko, Australian Capital Territory (ACT) dan New South Wales.

Melansir berbagai sumber, spesies P. corroboree hidup pada ketinggian 1.300–1.760 meter di atas permukaan laut. Sedangkan kerabatnya bermukim pada ketinggian 750–1.800 meter di atas permukaan laut.

Seperti Anura (katak) pada umumnya, spesies ini tidak dapat hidup berjauhan dengan daerah perairan yang lembap. Ini mereka butuhkan dalam proses reproduksi, sekaligus mencari mangsa untuk dimakan.

Katak corroboree dewasa memakan spesies tungau, semut dan larva serangga. Namun saat masih menjadi berudu, mereka mengonsumsi ganggang hingga sisa-sisa bahan organik yang ditemukan di kolam.

Populasi dan Konservasi Katak Corroboree

Saat ini, katak corroboree tergolong sebagai salah satu hewan langka dengan populasi terkecil di Australia. Untuk spesies P. corroboree saja, populasinya diperkirakan kurang dari 30 individu di alam liar.

Laman IUCN Red List bahkan mengategorikan spesies ini pada level “critically endangered” atau terancam kritis. Tren populasinya sangat mengkhawatirkan karena memiliki kecenderungan terus menurun.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada katak bercorak indah itu? Menurut riset, merosotnya populasi spesies Pseudophryne disebabkan oleh infeksi jamur, kebakaran hutan, deforestasi dan perubahan iklim.

Jenis jamur chytrid dapat membunuh katak sebelum mencapai dewasa. Hal ini diperparah dengan lambatnya proses reproduksi mereka, yang membutuhkan waktu 4 tahun untuk mencapai kematangan seksual.

Berbagai upaya konservasi sejatinya telah dilakukan. Namun proses tersebut membutuhkan waktu dan komitmen dari berbagai golongan, untuk selalu menjaga kelestarian habitat dan populasi corroboree.

Taksonomi Pseudophryne Corroboree

Penulis : Yuhan al Khairi

Top

You cannot copy content of this page