4 Merek Fesyen di Los Angeles Buat Produk Daur Ulang

Reading time: 3 menit
Produk daur ulang. Foto: The Wellness Feed
Produk daur ulang. Foto: The Wellness Feed

Sobat Greeners, tahukah kamu? Sebagian besar merek fesyen kini sudah mulai membuat produk daur ulang agar lebih berkelanjutan. Sebab, masih banyak tekstil yang dibuang ke tempat sampah setiap tahunnya hingga berakhir merusak lingkungan.

Dalam aktivitas industri fesyen, mereka juga berperan penting dalam memikirkan dampak lingkungan yang semakin meningkat terhadap manusia, planet, dan hewan. Oleh karena itu, beberapa produsen di seluruh dunia, seperti merek fesyen yang berbasis di Los Angeles, mulai mengambil langkah untuk memproduksi produk daur ulang yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA: Freitag “Sulap” Airbag dan Terpal Jadi Tas Kekinian

Sebagian besar merek fesyen ini telah memanfaatkan limbah kain dalam produksinya. Kain daur ulang tersebut dijadikan berbagai bentuk fesyen.

Selain itu, beberapa merek telah menerapkan sistem pengembalian atau penukaran sebagai peluang untuk mengembalikan pakaian lama ke lini produksi. Hal ini tentu bisa menghindarkan pakaian mereka terbuang sia-sia. Lalu, merek apa saja yang sudah memproduksi pakaian daur ulang di Los Angeles? Simak selengkapnya berikut ini!

1. Girlfriend Collective

Girlfriend Collective telah memproduksi Girlfriend Collective Black Uma One Shoulder Bra yang terbuat dari 79 % botol plastik daur ulang (rPET) yang dapat didaur ulang.

Produk Girlfriend Collective mencakup bra, legging, dan pakaian lainnya. Pakaian tersebut terbuat dari campuran botol plastik, jaring, kain daur ulang, dan spandeks. Girlfriend Collective memiliki dua ciri khas, di antaranya legging Compressive High Rise dan Paloma Bra yang terbuat dari campuran poliester serta spandeks daur ulang.

Produk daur ulang. Foto: The Wellness Feed

Produk daur ulang. Foto: The Wellness Feed

2. For Days

Merek fesyen ini telah meluncurkan produk berbahan 100 % katun organik bersertifikat GOTs, yakni For Days Never A Waste Relaxed Tee. For Days membuat perlengkapan dasar seperti kaus, hoodies, dan topi yang dapat Sobat Greeners gunakan untuk membangun isi lemari pakaian lebih ramah lingkungan.

Selain itu, For Days juga akan mengubah pakaian lama dari para konsumen menjadi tekstil melalui proses daur ulang tanpa air. Mereka lantas memasukkan kembali produk tersebut ke jalur produksi. Kemudian, hasil dari daur ulang tersebut akan menjadi kaus.

BACA JUGA: Carpet Matter Project, Sulap Limbah Karpet Jadi Furnitur Unik

3. Gracemade

Sobat Greeners, merek yang satu ini telah menggunakan praktik yang berkelanjutan dengan mengambil bahan baku dan serat alami secara lokal, lho.

Salah satu yang Gracemade produksi yaitu Gracemade The Esther Dress yang terbuat dari bahan rayon sisa bekas hasil produksi. Mereka juga telah memproduksi pakaian dalam jumlah kecil di pabrik-pabrik di Los Angeles.

Produk daur ulang. Foto: The Wellness Feed

Produk daur ulang. Foto: The Wellness Feed

4. Love Faustin

Love Faustin, merek fesyen yang memproduksi pakaian ala-ala vintage ini telah menganggap bahwa slow fashion adalah segalanya.

Melansir Love Faustin, mereka percaya cara paling ramah lingkungan dalam memproduksi pakaian baru adalah memperpanjang siklus hidup kain dan pakaian yang sudah ada.

Love Faustin telah membuat pakaian daur ulang dalam jumlah kecil dan terbatas dengan tekstil. Hasilnya pun akan menjadi pakaian-pakaian vintage yang cocok anak muda gunakan. Tidak sekadar itu, mereka juga telah mengubah tekstil ini menjadi pakaian santai yang terlihat elegan.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top