Mengenal Diet Antiinflamasi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Reading time: 2 menit
Konsumsi buah dan sayur sangat baik bagi tubuh. Foto: Freepik

Untuk menjaga kesehatan tubuh dan berat badan ideal, beberapa orang akan mengatur konsumsi makanan atau melakukan diet. Saat ini terdapat banyak sekali pola diet sehat yang bisa Sobat Greeners terapkan, salah satunya diet antiinflamasi.

Apabila Sobat Greeners merupakan penggemar hidup sehat, pola diet antiinflamasi pasti sudah tidak asing di telinga. Pola diet ini terbilang cukup unik dan berbeda dengan pola diet sehat lainnya. Berikut penjelasannya!

Apa Sih Diet Antiinflamasi?

Inflamasi atau peradangan merupakan reaksi alami tubuh kita untuk melawan berbagai serangan penyakit di dalam tubuh. Proses inflamasi dapat terjadi akibat berbagai hal, salah satunya mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Beberapa makanan yang sering kita konsumsi dapat memicu atau mengandung bahan yang dapat memperburuk proses peradangan dalam tubuh. Namun ada pula makanan yang memiliki peran untuk mempercepat penyembuhan atau meredakan gejala radang.

Pada kondisi tersebut diet antiinflamasi dapat membantu kita untuk mengontrol kondisi peradangan yang berat. Dalam praktiknya, diet ini hanya berfokus pada makanan yang kaya antioksidan, kaya nutrisi dan dapat membantu meredakan peradangan.

Makanan tersebut yakni buah, sayur, makanan dengan asam lemak omega-3, biji-bijian dan kacang-kacangan, makanan probiotik dan prebiotik serta makanan yang mengandung serat. Contoh diet antiinflamasi adalah diet mediterania dan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

Manfaat Bagi Tubuh

Saat ini, hampir seluruh gaya hidup yang kita jalani rentan dengan risiko peradangan dalam tubuh. Mengonsumsi alkohol, merokok, makanan cepat saji, hingga makanan dengan kadar gula yang tinggi menjadi salah satu pemicunya.

Maka dari itu, menerapkan pola diet sehat antiinflamasi dapat membantu Sobat Greeners untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan menghindari berbagai macam risiko penyakit. Tidak hanya peradangan, berdasarkan studi dari Journal of Internal Medicine, diet antiinflamasi dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kematian akibat kanker.

Menerapkan diet ini juga dapat menjadi pengobatan bagi penderita penyakit peradangan kronis. Seperti radang sendi, asma, radang usus besar, penyakit radang usus, lupus, hingga sindrom metabolik.

Diet sehat ini juga kaya akan nutrisi lain. Termasuk vitamin, mineral, serat, dan senyawa bioaktif yang dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh juga kesehatan mental.

Penulis: Zahra Shafira

Editor : Ari Rikin

Sumber:

Medical News Today

Top

You cannot copy content of this page