Jakarta (Greeners) – Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 akan digelar pada 17 – 20 September 2026 mendatang di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang. Memasuki tahun kelima, FLOII Expo hadir dengan cakupan program yang lebih luas dan pendekatan yang lebih kolaboratif.
FLOII Expo merupakan pameran tanaman hias terbesar dan pertama di Indonesia berskala internasional. Acara ini pertama kali diselenggarakan sejak tahun 2022 oleh Dyandra Event Solutions.
Industri ini berkembang pesat dari tingkat nasional sampai internasional. Setiap tahunnya, peserta pameran dari luar negeri di FLOII Expo ini terus bertambah. Tahun ini FLOII Expo mengusung tema “United by Nature”. FLOII hadir sebagai ruang penghubung komuntias pecinta tanaman, breeder, landscape designer, arsitek, hingga para pelaku industri. Di sini mereka bisa bertemu di dalam satu ekosistem yang tumbuh melalui kecintaan terhadap flora dan gaya hidup berbasis alam.
President Director Dyandra Event Solutions, Michael Bayu Sumarijanto mengatakan bahwa FLOII Expo 2026 hadir bukan hanya sebagai pameran tanaman hias. Namun, juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan banyak pihak dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
“Kami berharap FLOII dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri tanaman hias nasional, membuka peluang kolaborasi, dan bisnis baru, serta menginspirasi masyarakat untuk semakin dekat dengan alam,” kata Bayu di Jakarta, Sabtu (12/9).
Penyelenggaraan FLOII Expo 2026 akan menghadirkan berbagai program unggulan. Hal itu mulai dari pameran tanaman hias dan pangan dari dalam dan luar negeri. Kemudian terdapat juga acara peluncuran varietas baru dan kontes dan lelang tanaman. FLOII juga menggelar workshop interaktif, talkshow bersama komunitas dan pakar.
Tahun ini, FLOII Expo juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kreator visual dan gaya hidup. Tujuannya untuk menghadirkan pendekatan baru yang lebih mengena bagi generasi muda.
Dukungan Badan Karantina
Pada tahun ini, Badan Karantina Indonesia mendukung langsung acara FLOII. Direktur Tindakan Deputi Bidang Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia, Abdul Rahman mengatakan bahwa industri tanaman yang terus berkembang dan memiliki potensi besar, baik dari sisi ekonomi maupun dalam mendukung kualitas lingkungan, keberlanjutan, dan gaya hidup masyarakat yang semakin dekat dengan alam.
“Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, penting bagi seluruh pelaku industri dan masyarakat untuk tetap memperhatikan aspek keamanan hayati melalui kepatuhan terhadap regulasi dan prosedur karantina tumbuhan.
Melalui FLOII Expo 2026, Abdul juga berharap tercipta kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku, usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun industri tanaman yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Penulis: Dini Jembar Wardani










































