calendar
Jumat, 17 Agustus 2018
Pencarian
pemudik
Ilustrasi pemudik motor. Foto: wikimedia commons

25 Juta Pemudik akan Pulang ke Kampung Halaman

Berita Harian

Jakarta (Greeners) – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1439 H atau disebut juga Lebaran, Kementerian Perhubungan telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik. Pada tahun ini total jumlah pemudik diprediksikan akan mencapai 22 hingga 25 juta orang atau naik sekitar 10-12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Diperkirakan sebanyak sebanyak 8 juta pemudik akan menggunakan bus dan 8,5 juta pemudik menggunakan sepeda motor serta 3,72 juta pemudik menggunakan mobil pribadi. Sementara lainnya akan menggunakan kereta api (naik 5%), kapal laut (naik 5,2%), dan pesawat terbang (naik 8,47%).

BACA JUGA: KLHK Ajak Masyarakat ‘Mudik Asyik Tanpa Kantong Plastik’

Pada mudik tahun ini, pemudik yang menggunakan sepeda motor masih menjadi perhatian Kemenhub. Pasalnya, berdasarkan evaluasi jumlah kecelakaan angkutan jalan pada tahun 2017 tercatat 3.168 kecelakaan, dimana 70% kecelakaan yang terjadi melibatkan sepeda motor.

Oleh karena itu, tahun ini Kemenhub kembali menggelar Mudik Gratis dengan truk, kereta api, dan kapal laut untuk menekan angka pemudik menggunakan motor. Kemenhub menyediakan kuota sebanyak 23.000 untuk kereta api, 10.000 untuk kapal laut, dan 5.000 untuk truk.

pemudik

Prediksi penumpang dan kendaraan selama angkutan lebaran tahun 2018/1439H. Sumber: Kementerian Perhubungan

PT Jasa Marga selaku pihak pengelola banyak ruas jalan tol mengatakan bahwa kendaraan yang keluar Jakarta melewati gerbang utama seperti Cikarang, Cikupa, Ciawi dan juga Bitung totalnya diperkirakan 1,4 juta kendaraan. Jumlah ini meningkat sekitar 3,61% dibandingkan tahun lalu.

“Ada lima puluh persen lebih kendaraan akan melewati pintu tol Cikarang Utama. (Dari jumlah itu) nanti terbagi lagi lagi lima puluh persen ke arah Pantura dan sisanya ke arah Bandung,” ujar Vice President Operation Management PT Jasa Marga, Cahya AB, di Jakarta, Kamis (14/06/2018).

Cahya mengatakan, untuk kesiapan ruang tol terjauh, jalur Jakarta-Solo sudah siap. Selain itu, pada tanggal 12-14 Juni akan ada pengaturan kendaraan berat.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, BPOM Temukan 1,4 Juta Kemasan Tidak Memenuhi Ketentuan

Sementara dari sisi infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyatakan bahwa secara umum kesiapan jalur mudik tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya dengan jalan nasional 90% dalam kondisi baik.

Khusus untuk arus mudik di Pulau Jawa, Pemerintah memberikan tiga rute jalan nasional sebagai jalur mudik yang bisa menjadi pilihan masyarakat, yakni lintas Pantai Utara (Pantura) sepanjang 1.341 km, lintas tengah sepanjang 1.197 km, dan lintas Pantai Selatan (Pansela) sepanjang 1.405 km.

Selain itu, kesiapan jalan tol Trans Jawa pada tahun ini juga lebih baik dibandingkan tahun lalu, di mana tahun ini sudah tidak ada lagi ruas tol yang berstatus jalur darurat. Pada tahun ini, dipastikan jalan tol sepanjang 995 km dari Merak, Banten hingga ke Pasuruan, Jawa Timur dapat dilalui pemudik dengan status 760 km operasional dan 235 km fungsional.

Penulis: Dewi Purningsih

Top