YLKI Serukan Boikot Produsen yang Terbukti Membakar Hutan

Reading time: 1 menit
Ilustrasi: Ist.

Jakarta (Greeners) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyerukan aksi pemboikotan penggunaan produk dari produsen yang terbukti terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi kepada Greeners menyatakan bahwa YLKI mendesak pemerintah untuk transparan terhadap pelaku pembakaran hutan, terutama terhadap korporasi dan menyebutkan produk-produk turunannya. Menurutnya, konsumen memiliki tanggungjawab moral untuk tidak mengonsumsi produk dari produsen yang proses produksinya melakukan perusakan lingkungan.

“Aksi boikot ini, jika dilakukan secara masif akan menjadi instrumen efektif untuk melakukan hukuman sosial bagi produsen yang nakal dan melakukan kerusakan lingkungan,” terang Tulus, Jakarta, Senin (26/10).

Selain itu, Tulus juga mengumumkan kalau YLKI telah membuka posko bantuan Bencana Asap, dengan mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuannya melalui jaringan YLKI. Bantuan bisa berupa natura, seperti masker, obat-obatan, makanan dan natura lainnya.

Bantuan berupa natura dapat dikirimkan ke kantor/Posko YLKI, Jl. Pancoran Barat VII No. 1 Duren Tiga, Jaksel, telp 0217971378, 0217981858, faks 0217981038. Atau silakan menghubungi Sdr. AGUS SUYATNO, Koordinator Posko YLKI, 0818 0828 6535. Sedangkan bantuan berupa uang atau donasi, silakan ditransfer ke account YLKI: Bank BCA Cab. Pasar Minggu, 035-3-80546-8 a/n YLKI II.

“Bantuan berupa natura bisa juga dikirim via mitra YLKI di Banjamasin Kalsel, via YLK Kalsel, Jl. Brigjen Katamso lantai 2 nomor 17-25, atau hubungi Sdr. Yusrin 0823 5897 4545,” tambahnya.

Sebagai informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya telah mengatakan bahwa bencana asap akibat hutan yang terbakar dan dibakar masih terus meluas, korban pun makin berjatuhan. Minimal 10 orang telah meninggal dunia menjadi korban dan tidak kurang dari 500 ribuan orang terkena ISPA.

Penulis: Danny Kosasih

Top