Caisim, Sawi Hijau Penangkal Kanker Prostat

Reading time: 2 menit
Caisim
Caisim. Foto: shutterstock

Pernah mendengar tanaman Caisim? Sayuran tersebut merupakan jenis yang cukup populer di Indonesia. Dikenal pula sebagai caisin, sawi hijau, atau sawi bakso, sayuran ini mudah dibudidayakan. Caisim juga dapat dimakan dalam keadaan segar dengan cara disiram air panas.

Walau bukan tanaman asli Indonesia, tetapi pengembangannya dapat dikategorikan sebagai salah satu sumber pendapatan di sektor pertanian di Indonesia. Selain itu, caisim juga bernilai ekonomi tinggi.

Caisim atau Brassica chinensis var. parachinensi merupakan sayuran di iklim sub-tropis. Pada umumnya jenis ini banyak ditanam di dataran rendah dan tinggi. Caisim juga tergolong tanaman yang toleran terhadap panas.

Baca juga: Pisang Tongka Langit Khas Maluku

Sayuran hijau ini masih satu famili dengan kubis-krop, kubis bunga, brokoli dan lobak atau rades. Anggota famili cruciferae (brassicaceae) memiliki sifat yang hampir sama, terutama pada sistem perakaran, struktur batang, bunga, buah (polong), maupun bijinya (Rukmana, 1994).

Secara morfologi perakaran caisim berjenis akar tunggang. Sayuran ini memiliki ciri batang pendek dengan bentuk daun bulat panjang serta berbulu halus dan tajam. Sementara urat daun utama berukuran lebar dan berwarna putih. Batang sawinya pendek sekali dan beruas-ruas sehingga hampir tidak kelihatan. Batang ini berfungsi sebagai alat pembentuk dan penopang daun (Rukmana, 2002).

Caisim

Foto: shutterstock

Sawi hijau ini umumnya mudah berbunga dan berbiji secara alami baik di dataran tinggi maupun rendah. Struktur bunga sawinya tersusun dalam tangkai bunga (inflorescentia) yang tumbuh memanjang (tinggi) dan bercabang banyak. Tiap kuntum bunga terdiri atas empat helai daun kelopak, empat helai daun mahkota bunga berwarna kuning cerah, empat helai benang sari, dan satu buah putik yang berongga dua (Haryanto dkk., 2007).

Selain mengandung folat, caisim juga memiliki komposisi mineral seperti mangan dan kalsium, asam amino triptofan, protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, dan juga serat pangan.

Baca juga: Sengon, Pohon Kayu Unggulan yang Serbaguna

Selain untuk konsumsi, caisim juga mempunyai khasiat obat. Sayuran ini dapat mengobati berbagai penyakit. Contohnya jika Anda mengalami sukar buang air kecil, cara untuk mengobatinya adalah dengan mengonsumsi caisim sebagai sayuran.

Sayuran hijau ini diketahui bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker karena di dalamnya mengandung senyawa fitokimia khususnya glukosinolat yang cukup tinggi. Dengan memakan sawi hijau secara rutin mampu menurunkan risiko terserang kanker prostat (Sebayang, 2010).

Taksonomi Caisim

Penulis: Sarah R. Megumi

Top

You cannot copy content of this page