Jamur Puffball, Cendawan Bulat Seukuran Bola Sepak

Reading time: 3 menit
Jamur puffball
Jamur seukuran bola sepak ini punya cita rasa unik. Foto: Shutterstok

Calvatia gigantea atau jamur bola raksasa adalah sejenis jamur puffball yang berasal dari dataran Eropa. Mereka dapat kita cirikan dari ukurannya yang gigantik, serta mempunyai cita rasa yang unik karena mirip seperti tahu.

Jamur puffball tergabung dalam kelas Agaricomycetes berordo Agaricales. Mereka sering awam sama ratakan dengan jamur bola tanah, sebab memiliki ciri fisik yang cukup mirip.

Secara klasifikasi, puffball dan bola tanah datang dari keluarga berbeda. Puffball tergolong dalam famili Agaricaceae, sedangkan bola tanah berasal dari keluarga Sclerodermataceae.

Dari fisiknya, jamur puffball dan bola tanah juga memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Puffball biasanya berwarna putih bersih, sedangkan bola tanah memiliki bintik kecokelatan.

Morfologi dan Ciri-Ciri Jamur Puffball

Jamur puffball dapat tumbuh melebihi ukuran bola sepak, diameternya rata-rata mencapai 10-50 cm dengan berat 20 kg. Di alam liar, ditemukan pula spesies puffball yang lebih besar.

Menurut catatan ahli, ukuran terbesar jamur tersebut dapat mencapai 90-150 cm. Apabila kita belah, bagian dalam daging C. gigantea dewasa umumnya berwarna cokelat kehijauan.

Sedangkan jamur muda mempunyai warna putih bersih mengikuti warna kulit luarnya. Perlu Anda ketahui, puffball pada dasarnya tidak pakar golongkan sebagai spesies jamur beracun.

Mereka dapat kita konsumsi namun saat usia jamur masih muda. Apabila sudah tua puffball menjadi toksik, sehingga memicu terjadinya gangguan kesehatan bagi pengonsumsinya.

Tidak seperti fungi lain, semua spora jamur puffball dibuat di dalam tubuh buah. Jumlahnya bisa mencapai triliunan per individu, berwarna kekuningan dengan ukuran 3-5 mikrometer.

Baca juga: Inilah Rhizopus Oligosporus, Spesies Jamur Penghasil Tempe

Habitat dan Distribusi Jamur Puffball

Jamur C. gigantea merupakan saprofit bersifat terestrial yang tumbuh secara berkelompok atau sendirian. Mereka dapat kita temukan tertanam di area hutan sampai padang rumput.

Dalam beberapa kasus, ada pula jamur puffball yang ilmuwan jumpai di area parit drainase atau semak-semak. Mereka biasanya berkembang mulai dari bulan Juli hingga November.

Di beberapa daerah, waktu pembiakkan jamur ini mungkin cenderung berbeda. Seperti di tengah Illinois, pertumbuhan jamur tersebut menjadi pertanda di mulainya musim gugur.

Inggris dan Irlandia adalah sentral pertumbuhan jamur ini. Mereka terdistribusi ke seluruh Eropa, meski ahli temukan pula di Amerika Utara dan negara-negara belahan Bumi selatan.

Di Tanah Air, jamur puffball sempat pakar laporkan tertanam di Gunung Ciremai. Ini masih dalam tahap penelitian, mengingat iklim Indonesia yang tidak cocok dengan habitat jamur.

Kandungan dan Manfaat Jamur Puffball

Melansir berbagai sumber, dapat kita ketahui bahwa jenis jamur puffball kaya akan vitamin D, tembaga, riboflavin dan asam pantotenat. Ia juga rendah lemak, kolesterol dan natrium.

Karena itu, banyak masyarakat yang menjadikan daging serta ekstrak jamur ini sebagai obat tradisional. Beberapa manfaat C. gigantea bagi dunia medis dan kesehatan, di antaranya:

– Membantu Penyembuhan Luka

Puffball masyarakat gunakan sebagai pereda luka karena sifat anestesinya. Mengonsumsi jamur ini khalayak percaya efektif meredakan peradangan serta pendarahan lebih cepat.

– Menghambat Sel Kanker

Dalam berbagai peneltian, ahli mengetahui bahwa protein dan peptida pada daging puffball mempunyai sifat antitumor. Ini bekerja menekan pertumbuhan sel kanker pada payudara.

– Merangsang Fungsi Seksual Pria

Bagi pria dewasa, jamur puffball bermanfaat sebagai afrodisiak. Ini merupakan istilah yang merujuk pada zat tertentu pada makanan, yang dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual.

– Menurunkan Kagar Gula Darah

Puffball pakar sinyalir memiliki aktivitas antidiabetik serta mampu menghambat enzim alpha amilase. Sehingga, ia ahli gadang-gadang berpotensi sebagai obat penurun kadar gula darah.

Baca juga: Penicillium Chrysogenum, Spesies Jamur Penghasil Antibiotik

Taksonomi Spesies Calvatia Gigantea

Penulis : Yuhan al Khairi

Top
You cannot copy content of this page