Mengenal Gaozaban, Tanaman Asli Iran yang Sangat Berkhasiat

Reading time: 2 menit
Gaozaban termasuk tanaman perennial atau tahunan yang daunnya kasar dan berwarna hitam, terlihat seperti lidah sapi jantan. Foto: Inaturalist

Tanaman gaozaban dikenal juga dengan nama Darvipatraa, Gojihvaa, atau Kharpatra. Memiliki nama ilmiah Caccinia macranthera dan berasal dari famili Boraginaceae. Merupakan tanaman berbunga yang berkerabat dengan Virginia bluebells (Mertensia virginica), Myosotis sylvatica, Pulmonaria sp, dan masih banyak lagi.

Selain itu juga memiliki dua nama sinonim, yakni Borago macranthera Banks & Sol., dan Caccinia macranthera var. eumacranthera Brand. Di samping itu, tanaman ini telah dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal sejak zaman dahulu.

Meskipun begitu, dalam buku Handbook of 200 Medicinal Plants karya Shahid Akbar (2020), disebutkan tidak ada studi farmakologis atau klinis pada tanaman ini yang dilaporkan dalam pembahasan utama literatur.

Morfologi dan Ciri-ciri Umum

Gaozaban termasuk tanaman perennial atau tahunan yang daunnya kasar dan berwarna hitam, terlihat seperti lidah sapi jantan. Oleh karena itu, tanaman ini diberi nama gaozaban, yang dalam bahasa Urdu dan Persia berarti lidah sapi. Tanaman ini termasuk kelompok sub semak yang tumbuh mencapai ketinggian 50-60 cm. Umumnya berbunga selama bulan Mei dan Juni.

Batang tanaman ini berbentuk seperti kepalan tangan, beruas-ruas, berdaging, sederhana atau bercabang di bagian atasnya, dapat tumbuh panjang antara 20-80 cm. Daunnya berukuran 30-150 x 8-30 mm, berbentuk lanset, ujungnya tumpul ataupun lancip.

Selain itu, permukaan bawah daun terkadang gundul atapun berbulu pendek dan kaku. Sementara kelopak bunga gaozaban berukuran panjang 12-14 mm dan berwarna keunguan. Muncul dari ujung batang ataupun di bagian ketiak batang.

Habitat dan Distribusi Gaozaban

Gaozaban merupakan tanaman asli dari Iran. Berbagai sumber menyebutkan tanaman ini diimpor Iran ke India, Afghanistan dan Pakistan. Namun informasi mengenai deskripsi habitat tanaman ini masih sangat minim dipublikasikan.

Manfaat dan Kandungan

Meskipun tanaman ini masih minim publikasi, ternyata tanaman ini telah digunakan sebagai obat herbal dan tertulis di buku-buku medis Yunani dan Latin masa lampau. Gaozaban disebut dapat mengobati demam dan dijadikan sebagai stimulan ketika dicampur anggur. Selain itu, tanaman ini juga diketahui bersifat sebagai pendingin, tonik untuk jantung, paru-paru dan hati, serta sebagai ekspektoran.

Di India, ekstrak tanaman ini digunakan untuk mengobati penyakit sifilis, kusta, dan rematik. Sementara di Persia, gaozaban digunakan sebagai obat penurun pada saat flu, dan abunya untuk menyembuhkan luka melepuh pada anak-anak.

Sementara itu hasil ekstraksi dari bunga gaozaban diketahui mengandung Alkaloid pyrrolizidine, diester dari retronecine dan asam benzoat. Hingga saat ini, tidak ada efek samping atau toksisitas yang dilaporkan saat mengonsumsi gaozaban.

Taksonomi Gaozaban

Penulis : Anisa Putri

Editor : Ari Rikin

Top