Olahraga Saat Puasa? Mengapa Tidak!

Reading time: 2 menit
Yoga adalah salah satu olahraga yang cocok dilakukan saat berpuasa. Foto: Shutterstock

Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba dan seluruh umat Muslim pun akan melaksanakan kewajiban mereka untuk menjalankan ibadah puasa. Selama bulan Ramadan, umat Muslim harus menahan lapar dan dahaga sejak matahari terbit hingga tenggelam. Saat menjalankan ibadah puasa, sebagian orang biasanya akan merasa lemas dan tidak bersemangat.

Rasa lemas biasanya menjadi alasan bagi seseorang yang sedang berpuasa untuk malas melakukan aktivitas fisik. Padahal, melakukan olahraga di saat berpuasa dapat mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh, lho! Berolahraga selama saat berpuasa dapat membuat tubuh kita menjadi bugar, asupan oksigen tercukupi dan dapat melancarkan aliran darah. Selain itu, tubuh pun tidak akan bertambah lemas.

Menurut sebuah studi yang ditulis oleh Yudik Prasetyo, S.Or, seorang dosen Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Yogyakarta, terdapat batasan-batasan tertentu dalam berolahraga ketika kita sedang berpuasa. Selama berpuasa, intensitas berkegiatan fisik sebaiknya perlu kita kurangi. Terbatasnya jumlah cairan tubuh menjadi alasan utama mengapa olahraga selama berpuasa tidak boleh dilakukan seintens biasanya.

“Hal yang paling dikhawatirkan dalam olahraga, apabila dilakukan saat puasa, adalah menurunnya cadangan cairan tubuh alias dehidrasi. Keadaan ini dapat mengganggu fungsi organ tubuh yang lain,” papar Yudik dalam studinya.

Menurut Yudik, waktu paling tepat untuk melakukan kegiatan fisik yakni setengah hingga satu jam sebelum berbuka puasa. Dengan demikian, kita tidak perlu menunggu terlalu lama untuk minum air sesuai kebutuhan. Selain itu, kita juga bisa berolahraga ringan setelah salat tarawih atau sebelum makan sahur.

Olahraga Saat Puasa: Jangan Berlebihan

Dalam studinya, Yudik juga menjelaskan beberapa metode yang tepat untuk berkegiatan fisik selama berpuasa. Melakukan olahraga selama berpuasa tidak bisa kita lakukan secara sembarangan dan berlebihan.

“Olahraga di bulan Ramadan dapat dilakukan dengan intensitas 40 hingga 50 persen lebih sedikit dari biasanya. Contohnya, apabila biasa lari lima kali seminggu selama satu jam, maka saat puasa cukup lakukan jalan cepat tiga kali seminggu, masing-masing 30 menit,” jelas Yudik. “Selain itu, jangan lupa lakukan pemanasan dan pendinginan agar terhindar dari cedera. Sebaiknya kita juga tidak berolahraga lebih dari 30 menit ketika berpuasa.”

Ada banyak aktivitas fisik yang dapat kita lakukan selama menjalankan ibadah puasa di antaranya yakni bersepeda dan berjalan di atas treadmill. Yoga, berjalan naik turun tangga dan olahraga kardio lainnya juga cocok untuk kita lakukan ketika berpuasa. Latihan kardio baik kita lakukan sebelum berbuka puasa karena dapat membakar lemak berlebih untuk dipergunakan sebagai energi.

Setelah selesai berolahraga, usahakan untuk segera meminum air putih dah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gula supaya tubuh kembali terhidrasi dan berenergi. Dengan berolahraga selama menjalankan ibadah puasa, tubuh pun tidak akan terasa lemas dan akan tetap bugar!

Penulis: Anggi R. Firdhani

Top
You cannot copy content of this page