Es Krim dari Makanan Sisa

Reading time: 2 menit
es krim
Ilustrasi: pixabay.com

Siapa yang tidak suka es krim? Kudapan dingin ini adalah favorit banyak orang, apalagi ketika dinikmati kala matahari sedang terik-teriknya.

Di Portland, Amerika Serikat, produsen es krim Salt & Straw akan merilis es krim yang berbeda. Bukan rasanya yang unik, tetapi bahan pembuatnya. Es krim ini menggunakan bahan dasar makanan sisa yang biasanya banyak berakhir di tong sampah.

Amerika Serikat memang memiliki masalah pelik soal makanan sisa. Menurut laporan United Nations Environment Programme (UNEP), setiap tahunnya konsumen di negara industri telah menyia-nyiakan makanan setara dengan produksi pangan di Afrika sub-Sahara, yakni 222 juta dan 230 juta ton bahan makanan.

Merujuk pada isu ini, Salt & Straw berencana untuk memproduksi dua es krim khusus pada Juni nanti, yaitu Second-Steeped Rum Spices dan Apple Butter. Es krim Second Steeped akan menggunakan sisa rempah-rempah yang pernah digunakan oleh East Side Distillery di Portland, sedangkan Apple Butter akan memakai apel sisa yang biasa berakhir di tong sampah.

es krim

Foto: saltandstraw via Instagram

Untuk menyukseskan program tersebut, Salt & Straw bekerja sama dengan institusi lokal yang mengurusi makanan sisa untuk diselamatkan, dan diberi kepada pihak yang membutuhkan.

“Kami pikir, bagaimana jika menggunakan menu kami pada Juni nanti untuk mendukung agen-agen tersebut dan menceritakan kegiatan mereka, dan melihat apakah kami bisa mengajak pelanggan dan komunitas agar lebih sadar dan mendukung organisasi seperti ini,” ujar pendiri Salt & Straw, Kim Malek seperti dilansir dalam Fast Company.

“Kami ingin menunjukkan jika apel itu mungkin saja terlihat tidak sedap, tetapi itu tidak berarti rasanya juga akan buruk dan harus dibuang, kami bisa menggunakannya,” katanya.

Penulis: MFA/G41

Top
You cannot copy content of this page