Mattel Sulap Mainan Bekas Menjadi Baru Kembali

Reading time: 2 menit
Foto: Mattel.com

Salah satu perusahaan mainan terbesar di dunia, Mattel, baru-baru ini telah meluncurkan program terbaru mereka, PlayBack. Melalui program tersebut, produsen dari mainan Barbie dan Hot Wheels ini akan mendaur ulang seluruh koleksi mainan lama mereka menjadi mainan baru. Mereka juga menerima kiriman mainan bekas untuk “disulap” menjadi baru kembali. Adapun tujuan utama dari diadakannya program ini yaitu untuk mengurangi jumlah limbah plastik yang berasal dari industri mainan global.

“Selain itu, kami ingin generasi di masa depan dapat menikmati dunia dengan kondisi yang lebih baik lagi. Melalui program PlayBack, kami akan memastikan bahwa mainan di masa lalu dan masa kini tidak akan menjadi tantangan sampah di masa depan,” tulis Mattel dalam situs resmi mereka.

Mattel memang sudah lama berjanji untuk beralih menjadi perusahaan yang lebih hijau. Pada tahun 2030, perusahaan tersebut akan sepenuhnya menggunakan plastik daur ulang dan bioplastik, baik untuk produk dan kemasan mereka. Selain itu, mereka juga akan lebih menekankan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dalam proses produksi. Menyelenggarakan program PlayBack merupakan langkah awal bagi Mattel untuk memenuhi janji tersebut.

Mainan dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan

Mattel sadar bahwa plastik merupakan salah satu penyumbang terbesar masalah pencemaran lingkungan. Melansir dari situs Livekindly, industri mainan sendiri telah menyumbang sekiar 90 persen sampah plastik yang ada di dunia. Maka dari itu, mereka berinisiatif untuk menyelenggarakan program daur ulang PlayBack guna menekan jumlah produksi sampah plastik.

Untuk mendaur ulang mainan bekas menjadi baru kembali, Mattel akan bekerja sama dengan pengelola tempat pembuangan sampah di Amerika Serikat dan Kanada. Mattel juga mengajak para konsumennya untuk mengirimkan mainan bekas ke alamat perusahaan mereka. Kedepannya, perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan pengelola tempat pembuangan sampah di Prancis, Jerman, dan Inggris.

Sebagai informasi, produksi mainan telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kelestarian lingkungan hidup. Menurut situs Green Journal, umumnya mainan terbuat dari plastik yang berbahan dasar bahan bakar fosil. Selain itu, para pemerhati lingkungan juga menemukan fakta bahwa mainan plastik bekas merupakan salah satu jenis sampah laut yang paling banyak ditemukan. Menurut survey yang dilakukan oleh British Heart Foundation, hal tersebut dipicu oleh banyaknya orang tua yang membuang mainan layak begitu saja.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Situs Resmi Mattel

Livekindly

Top
You cannot copy content of this page