SeedCup, Gelas Ramah Lingkungan, Saat Terurai Jadi Bibit Tanaman

Reading time: 2 menit
Gelas ini terbuat dari ampas kopi dan mampu terurai dalam 24-48 jam. Foto: James Dyson Award

Jumlah produksi sampah plastik di seluruh dunia terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya, khususnya sampah plastik berupa gelas sekali pakai. Sejak awal pandemi Covid-19, jumlah timbulan sampah plastik, termasuk gelas sekali pakai, mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat di seluruh penjuru dunia. Jika terus terabaikan, kondisi ini tentu saja dapat mengancam keselamatan planet bumi dan segala kehidupan di dalamnya.

Prihatin terhadap kondisi tersebut, dua orang desainer asal Austria bernama David Minatti-Krauhs dan Agatha Sowinski berinisiatif untuk menciptakan gelas ramah lingkungan yang dapat terurai sepenuhnya dengan tanah. Pada 2020 lalu, mereka menghadirkan SeedCup, gelas ramah lingkungan dan biodegradable berbahan dasar ampas kopi.

“Selain dapat mengurangi permasalahan lingkungan yang timbul akibat penggunaan plastik sekali pakai, SeedCup juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan limbah makanan,” ujar David dan Agatha dalam situs James Dyson Award. “Kami juga ingin membuktikan bahwa limbah merupakan sumber daya yang baik jika tertangani dengan tepat.”

Untuk membuat gelas ramah lingkungan SeedCup, David dan Agatha memanfaatkan ampas kopi yang mereka dapatkan dari kafe-kafe setempat. Ampas kopi tersebut nantinya akan dibentuk dengan menggunakan mesin khusus hingga berbentuk menyerupai gelas. Mereka berharap bahwa mesin khusus tersebut dapat tersebar di seluruh penjuru kafe pada masa mendatang.

SeedCup, Gelas dengan Misi Penghijauan Kota

Karena terbuat dari ampas kopi dan komposit alami, gelas SeedCup dapat terurai secara hayati dalam waktu yang cukup singkat. Gelas tersebut dapat terurai sepenuhnya hanya dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam setelah mengalami kontak langsung dengan tanah. Meskipun mudah terurai, gelas ramah lingkungan ini tetap aman untuk kita gunakan ketika hendak meminum minuman bersuhu panas atau dingin.

Tidak seperti gelas ramah lingkungan pada umumnya, David dan Agatha juga membekali gelas SeedCup dengan misi penghijauan kota. Saat gelas SeedCup sudah sepenuhnya terurai dengan tanah, gelas tersebut akan melepaskan bibit tanaman dan menyuburkan permukaan tanah. Upaya tersebut diharapkan dapat menghijaukan kembali kota-kota besar di Austria dan negara lainnya.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

James Dyson Award

Top
You cannot copy content of this page