KOPHI Goes to School, Peduli Banjir dan Sampah

Reading time: 2 menit
KOPHI Goes to School. Foto: dok. KOPHI

Jakarta (Greeners) – Memperingati Hari Bumi pada tanggal 22 April lalu, KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) menggelar acara “KOPHI Goes to School”, sebuah kegiatan edukasi lingkungan dengan materi tanggap banjir untuk anak-anak dan pengomposan dengan teknik takakura yang melibatkan siswa SDN 05 Kuningan Barat Pagi beserta orangtua murid.

“Di sini, kalau ada banjir ya mau enggak mau sekolah libur. Walaupun ada lantai dua, suasana KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) enggak pernah efektif. Anak-anak maunya ya main air,” tutur Ibu Theresia, Wali Kelas 5 SDN 05 Kuningan Barat Pagi.

Lebih dari 250.000 orang terkena dampak banjir di Jakarta pada Januari 2014 lalu. Termasuk diantaranya, anak-anak yang mungkin kurang mengerti sebab banjir yang terjadi di lingkungan mereka tiap tahun.

KOPHI melalui program “KOPHI Goes to School” mensosialisasikan materi tanggap banjir yang melingkupi siklus air, penyebab banjir, pencegahan banjir hingga tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana banjir. Materi ini disampaikan dengan cara yang menarik seperti melalui teka teki silang, tebak-tebakkan, bercerita, dan permainan lainnya ke 32 murid di SDN 05 Kuningan Barat Pagi.

KOPHI Goes to School. Foto: dok. KOPHI

KOPHI Goes to School. Foto: dok. KOPHI

Di sisi lain, sampah paska banjir Jakarta 2014 mencapai 91.529 ton dan penyumbang sampah terbanyak adalah sampah rumah tangga. Salah satu cara untuk menekan sampah rumah tangga adalah dengan melakukan pengomposan. Dalam kegiatan ini, KOPHI mensosialisasikan pengomposan kepada 17 orangtua murid dengan menggunakan teknik takakura.

Teknik Takakura yang ditemukan oleh Mr. Koji Takakura, memanfaatkan keranjang berlubang yang diisi dengan sampah organik tercacah dan mikroorganisme sebagai proses pengomposan aerob. Pengomposan ini dapat dilakukan di rumah dengan menambahkan sampah organik setiap hari bersamaan dengan pengadukan dan penyiraman air sebagai pengontrol suhu.

Dalam memperingati Hari Bumi tersebut, “KOPHI Goes to School” yang diadakan di SDN 05 Kuningan Barat Pagi, Jakarta, mengajak masyarakat termasuk anak-anak agar berpartisipasi secara aktif dalam mengurangi bencana banjir dan volume sampah di Jakarta. Kegiatan ini akan terus dijalankan di lingkungan yang sama karena wilayah Kuningan Barat merupakan daerah langganan banjir dan warga setempat sudah berniat untuk mengubah lingkungan dan gaya hidup mereka.

(*)

Top