International Zero Waste Cities Conference Digelar di Bandung

Reading time: 2 menit
international zero waste cities conference
International Zero Waste Cities Conference (IZWCC) diselenggarakan pada tanggal 5-7 Maret 2018 di Bandung, Jawa Barat. Foto: greeners.co/Dewi Purningsih

Bandung (Greeners) – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2018 dan menyikapi program “Tiga Bulan Bebas Sampah” dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya KLHK, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kota Cimahi, dan Pemerintah Kabupaten Bandung menyelenggarakan International Zero Waste Cities Conference (IZWCC) pada tanggal 5-7 Maret 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Ketua Panitia Pengarah IZWCC 2018, Ria Ismaria, mengatakan, penyelenggaraan IZWCC 2018 merupakan upaya untuk memperkenalkan dan mendorong diterapkannya konsep zero waste cities untuk pengelolaan sampah sekaligus membangun perekonomian kota.

“Konferensi ini memiliki tujuan bisa mengikat pegiat lingkungan seperti pemerintah, non government organization (NGO), dan masyarakat untuk berkolaborasi bersama-sama menuju zero waste cities,” ujar Ria saat ditemui pada acara International Zero Waste Cities Conference, Bandung, Senin (05/03).

BACA JUGA: Penerapan Circular Economy dalam Pengelolaan Sampah Belum Maksimal

Dengan mengangkat tema “Circular City adalah Kota Masa Depan”, konferensi ini mengajak para pemimpin dan perangkat daerah untuk mencari solusi terhadap masalah persampahan sekaligus menciptakan kota yang berkelanjutan (sustainable city).

“Konsep yang betul-betul komprehensif. Selama ini kita sudah menjalankan upaya daur ulang dan membuat kompos tapi tidak berkelanjutan. Seharusnya kita mengaitkan pengelolaan sampah dengan aktivitas ekonomi supaya sustainable,” lanjutnya.

Pejabat sementara (Pjs) Walikota Bandung Muhamad Solihin menyatakan bahwa konsep zero waste cities bisa dilaksanakan pemerintah dengan dukungan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat bertindak bijak dalam pengelolaan sampah untuk membangun kota.

“Tugas pemerintah adalah membangkitkan semangat, harus sabar mengingatkan masyarakat, memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengajak masyarakat untuk membangun kota ini dengan berbagai upaya, dan mengajak masyarakat berpikir bersama,” kata Solihin.

BACA JUGA: Zero Waste Youth Festival Dorong Generasi Muda Mencari Solusi Sampah Plastik

IZWCC 2018 dihadiri oleh perwakilan kota-kota dari dalam dan luar negeri yang sudah ataupun yang sedang mengembangkan konsep zero waste cities. Konferensi ini juga menghadirkan para ahli dan praktisi dari kota-kota model zero waste di India, Filipina, Amerika Serikat, Eropa dan Indonesia. Mereka menunjukkan bagaimana mengurangi limbah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui cara yang telah teruji, terbukti, dan relatif mudah direplikasi.

Penulis: Dewi Purningsih

Top
You cannot copy content of this page