Koordinasi Pengelola Lingkungan Jabar Masih Kurang

Reading time: 1 menit
Sulit berintegrasi antar anggota kelompok kerja membuat koordinasi program kerja untuk lingkungan hidup di setiap lembaga pemerintah Jabar kurang.

Bandung, (29/12). Sulit berintegrasi antar anggota kelompok kerja membuat koordinasi program kerja untuk lingkungan hidup di setiap lembaga pemerintah Jabar kurang. Dampaknya tidak ada keselarasan antar-lembaga sehingga terkesan berjalan sendiri-sendiri. Hal ini terungkap dalam kegiatan “Sosialisasi Pengendalian Kerusakan Lingkungan” di kantor BPLHD Jabar.

Salah satu anggota Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda, Ir. Hardoyo, mengingatkan agar kelompok kerja tidak hanya berkutat pada permasalahan integrasi. “Kalau integrasi sulit, BPLHD (harus) menjadi dirigen,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menyimpulkan, di antaranya, rencana aksi kelompok kerja perlu dilengkapi indikator keberhasilan (impact) dari suatu kegiatan rehabilitasi sedimentasi dan erosi di hulu DAS Citarum. Selain itu, dibutuhkan upaya mekanisme imbal jasa sebagai salah satu alternatif bantuan untuk konservasi lingkungan.

Top