Monyet Wendit Kian Tergusur

Reading time: 2 menit

Malang (Greeners) – Keberadaan monyet ekor panjang (macaca fascicularis) sebagai ikon pariwisata Wendit Water Park di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur kian tergusur dengan pembangunan tempat wisata tersebut sejak akhir tahun lalu. Perkembangbiakan monyet menjadi tak teratur karena pola makannya terbiasa diberi makanan manusia.

Ketua ProFauna Indonesia Rosek Nursahid mengatakan dalam satu tahun biasanya monyet melahirkan anak satu kali, namun berdasarkan pemantauan ProFauna, jumlah monyet di Wana Wisata Air Wendit sejak lima tahun terakhir tidak berkembang secara baik. “Dalam satu tahun ada yang tidak bunting,” kata Rosek, Rabu (22/02).

Rosek menambahkan, saat ini keberadaan monyet di tempat wisata itu lebih sulit ditemui dibandingkan sepuluh tahun lalu. Kalau dulu, kata Rosek, orang pergi ke Wendit pasti ingin melihat monyet, tapi sekarang keberadaan monyet tersebut kian berkurang sejak adanya pembangunan tempat wisata tersebut.

Berdasarkan data ProFauna Indonesia, hasil pemantauan tiga bulan terakhir jumlahnya sekitar 200 ekor Monyet. Jumlah itu tidak jauh berbeda dengan data beberapa tahun sebelumnya. ProFauna berharap pihak pengelola wisata melestarikan keberadaan monyet tersebut.

Saat ini, kata Rosek menjelaskan, pola hidup monyet di tempat wisata itu sudah bergeser dari yang bergantung terhadap alam sekarang sudah bergeser bergantung kepada makanan para pengunjung yang datang. Bahkan, sejak lahir monyet di Wendit sudah terbiasa dengan makanan manusia sehingga sulit mengubah kebiasaan itu.

Hal ini pernah terjadi ketika tempat ini ditutup untuk pembangunan, monyet-monyet yang terbiasa diberi makan oleh manusia menjadi kelaparan karena tidak ada pengunjung yang datang. Akibatnya, monyet-monyet tersebut menjadi kelaparan dan menjarah ke perkampungan di sekitar tempat wisata yang sudah terkenal dengan keberadaan monyet ini.

Karena itu, ProFauna berharap pihak pengelola tempat wisata ini tetap memperhatikan kelangsungan hidup monyet ini, sebab, keberadaan monyet di tempat wisata ini mempunyai nilai lebih karena Wisata Wendit sudah terkenal dengan adanya monyet-monyet yang selalu menyapa pengunjung.

Para pengunjung yang biasa datang ke tempat wisata tersebut juga mengaku kalau jumlah monyet di tempat itu tidak sebanyak dulu. Menurut Saiful, salah satu pengunjung yang berasal dari Pakisaji, Malang mengaku sewaktu dia kecil dulu kalau musim libur sekolah sering ke Wendit untuk melihat Monyet dan mandi di air sumber yang ada di sana. “Sekarang monyetnya tidak sebanyak dulu,” ujarnya saat menemani keluarganya berkunjung ke tempat wisata Wendit. (G17)

Top
You cannot copy content of this page